Teknologi e-POWER Nissan Sabet Penghargaan di Jepang!

Teknologi hybrid e-POWER pada Nissan menyabet penghargaan teknologi Automotive Researchers’ and Journalists’ Conference of Japan (RJC). Teknologi hibrida yang menggabungkan antara efisiensi BBM, ramah lingkungan, dan keasyikan berkendara menjadi faktor keberhasilan Nissan mendapatkan penghargaan.

“Mengambil keuntungan penuh dari sistem rem regeneratif.” berikut pernyataan panitia RJC. “Sistem e-POWER memungkinkan operasi satu-pedal, mengurangi beban kerja pengemudi dan karenanya membuat mengemudi lebih menyenangkan.” tambahnya.

e-POWER mengkombinasikan motor listrik yang menggerakkan roda dengan bensin yang mengisi baterai. Karena roda digerakkan oleh motor listrik, sistem e-POWER membuat mobil bertenaga namun berakselerasi halus layaknya mobil listrik. Ketika digunakan hanya untuk mengisi baterai, mesin bensin berjalan pada kecepatan konstan, efisiensi bahan bakar mampu mencapai 26,2 km per liter.

Nissan pertama berteknologi e-POWER adalah Note kemudian disusul oleh Serena. Sejak diluncurkan, 40% pembeli Serena memilih e-POWER karena selain percepatan sistem yang kuat, mode Drive e-POWER menawarkan kenyamanan untuk menambah atau mengurangi kecepatan hanya dengan menggunakan pedal akselerator. Sistem ini juga dapat mengurangi stres pada kaki untuk menginjak rem sebesar 70%.

Sistem e-POWER diklaim oleh Nissan bahwa sistem ini mampu meningkatkan penjualan hingga menjadi mobil terlaris. Seperti misalnya, Note menjadi mobil terlaris di Jepang dan Serena menjadi minivan terlaris di Jepang. Hanya saja kedua mobil ini penjualannya di bulan Oktober 2018 sudah terkalahkan oleh Toyota dan rekor Serena sebagai minivan terlaris di Jepang selama 8 bulan berturut-turut sudah terpatahkan oleh kompetitornya, Toyota Voxy.

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.