Teknologi 360 Degree View Monitor Mazda: Terbukti Ramah Anak-Anak

Jakarta Custom Culture 2018 Jakarta Custom Culture

Dimensi mobil yang seakan membesar dari aspek styling dengan alasan keselamatan serta kenyamanan lebih sejatinya membuat blindspot semakin bertambah dan impaknya lebih rentan terhadap anak-anak di sekelilingnya. Seperti misalnya pilar A yang semakin tebal atau kaca jendela yang semakin rendah membuat pandangan mengemudi menjadi lebih terbatas. Alhasil beberapa industri otomotif mengupayakan bagaimana supaya blindspot ini bisa diminimalisir, termasuk Mazda dengan teknologi 360 degree view monitor-nya.

Teknologi 360 degree view monitor pada Mazda memfasilitasi pengemudi untuk melihat objek di sekelilingnya melalui monitor di dasbor mobil sehingga blindspot bisa terminimalisir dan insiden impak dengan objek sekitar lebih bisa terhindar. Teknologi ini rupanya membuat Kementerian Ekonomi, Perdagangan, dan Industri Jepang memberi penghargaan Kids Design Award atau penghargaan berdasarkan riset keramahan terhadap anak-anak di sekitarnya.

Akurasi menampilkan gambar di monitor melalui kamera 360 derajat di 4 titik menjadi faktor manufaktur ini mendapat penghargaan Kids Design Mark atau tanda penghargaan pada Kids Design Award. Kamera 360 derajatnya mampu menampilkan gambar objek sekitar mobil dengan jelas ketika melewati pertigaan dengan visibilitas terbatas atau ketika parkir mundur dimana kedua lokasi ini rawan terhadap anak-anak yang suka nyelonong sehingga insiden tertabrak bisa diminimalisir.

Penerapan fitur ini pada semua SUV Mazda juga menjadi faktor mengapa mobil ini mendapatkan Kids Design Mark. Pasalnya, SUV memiliki blindspot lebih lantaran SUV ber-bodi dan berground clearance tinggi sehingga mobil berjenis ini lebih rentan terkena impak dengan anak-anak di sekelilingnya. Namun Mazda menerapkan ini tidak hanya SUV seperti CX-3, CX-5 dan CX-8 tetapi juga pada non-SUV seperti Mazda2, Mazda3 dan Mazda6.

Mazda membuat fitur ini karena filosofi desain Mazda bahwa manusia biasa tidak dibuat menyesuaikan mobil tetapi mobil dibuat untuk manusia biasa. Mengembangkan teknologi kamera ini terkait dengan bagaimana menunjukkan filosofinya secara efektif. Mazda juga membuat mobil tersebut tidak hanya ramah terhadap anak-anak di sekitar tetapi juga ramah terhadap orang yang tidak percaya diri dalam mengemudi.

Rupanya design award itu tidak semata soal styling dan aspek antara fungsi dan estetikanya tetapi juga aspek keramahan terhadap anak-anak.