Stop Produksi, Toyota Meluncurkan Mark X “Final Edition”

Toyota Motor Corporation akan stop produksi sedan menengah berpenggerak belakang yakni Mark X pada bulan Desember 2019. Sebagai penghormatan atas produksi yang sudah lebih dari 50 tahun, Toyota meluncurkan Mark X 250S “Final Edition”. Edisi terakhir Mark X tersebut menyiratkan aura Mark X yang sesungguhnya.

Eksterior tidak banyak berbeda dibanding Mark X biasa seperti sputtering coating pada pelek dan dark plating di bumper, namun yang paling terlihat adalah interiornya. Paduan hitam-merah pada interiornya terkesan sporti namun mencolok, seperti sportscar 86 dan sesuai dengan aura fun to drive Mark X. Material alcantara dan kulit sintetis pada jok serta sarung shift knob dengan jahitan merah, terkesan apresiatif atas edisi terakhirnya.

Mesinnya hanya tersedia 2500cc dan tersedia penggerak belakang atau 4 roda yang dinamai 250S Four dengan transmisi otomatis konvensional 6-percepatan. Mesin yang hanya tersedia 4-silinder tersebut terkesan kembali ke akar namun bisa menjadi ganjalan bagi penggemarnya. Hal itu dikarenakan Mark X besar dengan mesin 6-silinder seperti mesin 1G-GTE, 1JZ-GTE hingga 2GR-FSE pada Mark X GRMN.

Berawal sebagai mobil keluarga pada tahun 1968 dari turunan Corona, Mark II atau pendahulu Mark X, besar sebagai sedan yang lebih fun to drive. Oleh karena itu dari sejak dilahirkan hingga ganti nama menjadi Mark X pada tahun 2004, tidak pernah dirilis berpenggerak depan. Dengan berbagai situasi dan kondisi pasar, Toyota cukup gigih mempertahankan Mark X bahkan sampai harus memakai basis Camry.

Di Indonesia, Mark II pernah masuk ATPM sebagai bagian dari linimasa produksi Corona pasca berhentinya produksi Corona TT. Selain itu Mark II juga sempat menggantikan pasar Crown dan pada waktu itu dinamai dengan Cressida. Mark X juga sempat masuk ATPM dan dijual ke publik dalam jumlah terbatas setelah batal dijadikan sebagai armada taksi.

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.