Soot-fee Urban Bus Fleet, Menuju Jakarta Yang Lebih Sehat

Jakarta Custom Culture 2018Indonesia Diecast Expo 2018

Pada hari Rabu 17 Oktober 2018 telah ditandatangani MoU mengenai pelaksanaan kebijakan “Soot-fee Urban Bus Fleet for the Greater Jakarta”.

Dalam MoU yang diprakarsai oleh Komite Penghapusan Bensin Bertimbel (KPBB) ini ditandatangani oleh Badan Pengelola Transportasi Jabodetabek (BPTJ) dan juga oleh lembaga asing International Council of Clean Transportation (ICCT).

Menurut Direktur Eksekutif KPBB Ahmad Safrudin, masalah polusi terutama di Jabodetabek amatlah tinggi. Di Jakarta saja ada lebih dari 900 kematian yang disebabkan polusi udara.

Tidak hanya itu setiap tahunnya 58,3% warga Jakarta harus membayar biaya medis sekitar Rp 51,2 triliun karena mengalami sakit/gangguan yang disebabkan polusi udara.

Salah satu poin perjanjian tersebut adalah penggunaan kendaraan umum bebas asap pada tahun 2029. Kendaraan ini dapat berbasis elektrik, Compressed Natural Gas (CNG) atau diesel yang telah memenuhi standar Euro VI.

Program ini juga didukung oleh ICCT seperti yang disampaikan Ray Minjares, PhD, Clean Air Program Lead dari ICCT. Dirinya mengapresiasi peraturan yang telah dirancang dan menganjurkan untuk menjalankan dan mengawasi program tersebut.

Selain itu diharapkan apabila program tersebut telah sukses di implementasikan ke Jakarta, KPBB berharap program ini bisa dibawa ke kota-kota besar lain di Indonesia.

Acara ini dihadiri berbagai macam elemen mulai dari Instansi Pemerintahan, Pemerhati Lingkungan, Perwakilan Industri dan Akademisi.

Sayangnya perwakilan industri kendaraan komersial yang diundang mendadak membatalkan kedatangannya karena bentrok dengan acara pameran yang berlangsung di Jakarta pada waktu yang sama.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.