Single Driver Adventouring, Kisah Petualang Menjelajah 3 Negara Serumpun

Bila touring identik dengan melakukan perjalanan bersama, anggota Mercedes-Benz Club’ Indonesia asal Banjarmasin Om Ruslan tengah melakukan touring menjelajahi 3 negara dengan single driver! Bagaimana ceritanya?

Om Ruslan yang merupakan warga Banjarmasin rupanya ingin memperkenalkan Kota Banjarmasin. Dan terbesit ide untuk melakukan touring dengan single driver saja tanpa co-driver! Dia tidak sendiri namun ditemani oleh putrinya yang duduk di kelas 1 SMA bernama Restiana Tri Ramadhani.Dimana cita citanya untuk sendirian menjadi pupus saat Putri nya ingin ikut bersama menikmati perjalanan mumpung masih libur sekolah, permintaan yang sangat sulit ditolak

Tidak hanya berniat mempromosikan Kota Banjarmasin melalui perjalanan melintasi daerah yang dilalui. Touring ini juga menjadi ajang bonding antar ayah dan anak sambil melewati pesona alam daerah yang dilewati.

“Saya berangkat dalam rangka ingin memperkenalkan Kota Banjarmasin kepada negara serumpun supaya mereka bisa berkunjung ke Kota Banjarmasin,” Kata Om Ruslan.

Dengan persiapan selama sebentar saja ,nyaris tidak sampai 2 bln sejak terbersit sampai matang semua persiapan Berkat dukungan dari Teman Mercedes-Benz-Club Banjarmasin dan juga teman Otomotif lainya seperti IOF ,Bimmer Banjarmasin SBBE,makin membuat semangat Om Ruslan memulai perjalanan sepanjang 6.000 km pada hari Senin (24/6).

“yang paling utama apabila melakukan perjalanan jauh melalui jalur darat adalah mempersiapkan kondisi kendaraan yang digunakan. Tak hanya kondisi mesin yang harus fit, tetapi suku cadang pun harus dipersiapkan juga. “Untuk touring otomotif minimal sparepart, ban, kondisi mesin semua harus fit semuanya,” Lanjut Om Ruslan yang Juga VP Kalimantan Sulawesi MBCLUB INA.

Om Ruslan mengendarai Mercedes Benz E320 W124 Masterpiece tahun 1995 yang telah dipersiapkan untuk menghadapi perjalanan panjang ini. Start dimulai dari halaman rumah dinas Walikota Banjarmasin H Ibnu Sina di Komplek Dharma Praja Banjarmasin.

“Hati-hati dijalan, semoga selamat sampai tujuan dan kembali dengan selamat ke Kota Banjarmasin,” ucap H Ibnu Sina

Mercy dengan stiker dan slogan kota Banjarmasin ini akhirnya mulai melakukan perjalanan Rabu Subuh . Uniknya seluruh perjalanan dilakukan tanpa rundown dan tanpa menginap di hotel sebelum finish etape dengan menggunakan SPBU dan Masjid sebagai tempat untuk beristirahat dan membersihkan diri. Hal ini dilakukan agar perjalanan ini dapat dinikmati dan dapat menjalin persahabatan keluarga serumpun Melayu di 3 negara tersebut.

Rute yang rencananya dilewati Om Ruslan bersama Putrinya di Mercedes adalah Banjarbaru – Palangkaraya – Sampit – Jembatan Tayan – Entikong – Kuching – Brunei untuk rute pergi dan Brunei – Kuching – Entikong – Pontianak – Singkawang – Sambas – PLBN Aruk – Sambas – Singkawang – Pontianak – Sampit – Palangkaraya – Banjarbaru untuk rute pulang.

Om Ruslan sendiri menargetkan 7-10 hari untuk perjalanan menuju Brunei Darussalam.Mari kita doakan kelancaran perjalanan ini, dan adakah pembaca Autodigest yang terinspirasi untuk mulai keluar dari rumah dan menjelajah alam Indonesia dan sekitarnya. Mengelorakan semangat silaturahmi,satu aspal berjuta saudara.

Baca Juga:

Bimmerbenz-Indonesia Trackday: Lebih Dari Mengitari Sirkuit

Cabo de Flores : Adventouring Pesona Indonesia ala  Bimmerbenz-Indonesia

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.