SHVS: Teknologi Elektrifikasi Andalan Suzuki Jembatan Mobil Full Listrik 

PT Suzuki Indomobil Sales (SIS) sebagai APM Suzuki berpartisipasi dalam Pameran dan Parade Kendaraan Bermotor Listrik yang diselenggarakan oleh Kementerian Perhubungan hari  Sabtu (31/8) di lapangan silang Monas dengan mengandalkan teknologi SHVS. 

Dalam pameran yang mengangkat tema “Menuju Indonesia Bersih Udara dan Hemat Energi” Suzuki membawah teknologi Smart Hybrid Vehicle by Suzuki  (SHVS) sebuah teknologi elektrifikasi yang pas menjadi jembatan antara mesin pembakaran dalam dengan mobil full listrik. 

SHVS adalah teknologi mesin mild hybrid yang menggabungkan mesin pembakaran dalam biasa dengan Integrated Starter Generator (ISG) sebagai pengganti alternator konvensional yang mampu memberikan dukungan tenaga pada mesin, sehingga dapat meningkatkan efisiensi konsumsi bahan bakar.

Teknologi SHVS juga dilengkapi Lithium Ion Battery yang dirancang untuk menyimpan tenaga yang dihasilkan oleh ISG dan akan digunakan ketika mesin membutuhkan dukungan tenaga. Teknologi SHVS ini mencakup efisiensi bahan bakar, ringan, dan kompak sehingga merupakan sistem yang ideal untuk mobil-mobil kompak.

Cara kerja teknologi SHVS dimulai ketika mesin dimasukan dalam posisi N atau netral maka secara otomatis kendaraan akan melakukan Engine Auto Stop yang berfungsi mematikan mesin, namun sistem kelistrikan tetap menyala. Kemudian apabila pedal diinjak, secara otomatis ISG akan menyalakan kembali mesin kendaraan.

Saat melakukan akselerasi awal, tenaga atau listrik yang tersimpan pada baterai akan memberikan dukungan tenaga pada mesin. Ketika kendaraan dalam posisi melaju, tenaga atau listrik yang tersimpan pada baterai akan dialihkan pada komponen elektrik, seperti lampu, audio, air conditioner, serta multi-information display, sehingga kerja mesin hanya akan dipusatkan untuk menghasilkan tenaga. Hal ini akan meningkatkan efisiensi konsumsi bahan bakar serta meningkatkan performa saat berkendara.

Ketika kendaraan melakukan deselerasi atau memperlambat laju, ISG secara otomatis akan mengubah energi kinetik yang dihasilkan pada putaran roda menjadi energi listrik yang akan mengisi daya baterai yang terdapat pada kendaraan dengan teknologi SHVS. Ketika mobil melakukan pengereman, pengisian daya listrik pada baterai akan semakin besar.

Apabila kendaraan melaju pada kecepatan 15km/jam hingga berhenti dan pengemudi memindahkan gigi ke posisi ‘N’ atau netral serta melepas pedal, maka secara otomatis kendaraan akan melakukan Engine Auto Stop dan mematikan mesin. Pada saat mesin berhenti inilah daya listrik yang disimpan pada baterai akan dialihkan pada komponen elektrik untuk tetap menjaga sistem kelistrikan tetap menyala. Siklus yang sama akan berulang lagi ketika pengemudi menjalankan kendaraannya.

Teknologi yang dikembangkan di Jepang ini disematkan dalam sebuah Ertiga yang menjadi kendaraan uji coba Suzuki. Saat ini Suzuki tengah melakukan pengetesan dan pengkajian untuk menerapkan teknologi ini di Indonesia.

Baca Juga:

Pasar Mobil NTT Makin Bergairah, Suzuki Luncurkan Dealer Baru di Maumere

Jajal Trans Sumatera, Suzuki Gelar Merapah Trans Sumatera 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.