Road to BBI Legend Festival Part II: Mercedes-Benz 190SL Pilihan Artis dan Bangsawan

Kembali lagi dalam seri mobil legenda yang akan dipamerkan dalam acara HUT ke-2 Bimmerbenz Indonesia Legend Festival. Bila sebelumnya mobil rakyat Isetta telah dibedah, kini sportscar cantik Mercedes-Benz 190SL yang disukai para artis dan politisi  akan disorot.

Akar dari 190SL sendiri tidak lepas dari kesuksesan Mercedes-Benz W198 atau akrab disapa 300SL. Mobil yang merupakan turunan dari mobil balap W194 ini lahir atas saran Max Hoffman, importer mobil Eropa di Amerika. Saat itu nama Mercedes-Benz masih belum terkenal di Amerika, Hoffman menyarankan agar Mercedes-Benz membuat versi jalan raya W194 untuk menaikan reputasi Mercedes.

Gayung bersambut dan lahirlah W198 atau 300SL. Dengan pintu berbentuk gullwing dan bodi membulat aerodinamis, tidak hanya cantik tetapi mobil ini juga menjadi mobil tercepat sedunia dengan mesin 6 silinder segaris 3000cc yang dilengkapi dengan sistem injeksi sehingga menjadi mobil pertama didunia yang menggunakan injeksi.

Mobil ini meningkatkan nama Mercedes-Benz namun karena teknologi tinggi yang digunakan 300SL. Maka harga mobil ini relatif mahal, tidak kehabisan akal. Kali ini Hoffman meminta Mercedes membuat “baby 300SL” yaitu mobil yang lebih murah namun memiliki desain seperti 300SL.

Rupanya Mercedes-Benz juga menyetujui rencana ini! Untuk mempermudah pengembangan, Mercedes mengambil basis sedan W121 atau 190 Ponton yang sering disebut sebagai Mercy Kentang di Indonesia sebagai basis 190SL. Berbeda dengan 300SL yang memakai sasis spaceframe rumit, 190SL menggunakan sasis sedan 190 sehingga biaya pembuatan dapat ditekan.

Begitu juga dengan mesin 300SL yang rumit diganti dengan mesin 4 silinder M121 1900cc yang dirasa cukup untuk menggendong bodi 190SL. Tetapi satu hal yang tersisa adalah bentuk bodi yang membulat layaknya adik dari 300SL.

Akhirnya pada bulan Maret 1955 di acara Geneva Motor Show, Mercedes-Benz secara resmi memperkenalkan 190SL. Mobil ini sekitar 30% lebih murah dari 300SL, selain itu Mercedes-Benz mempromosikan mobil ini sebagai sportscar yang mudah dikendarai termasuk untuk wanita.

Untuk urusan performa 190SL dapat menempuh 0-100 km/jam dalam 9,5 detik dan menuju top speed 171 km/jam di tahun 1955! Sebagai catatan 190 Ponton dapat melaju dari 0-100 km/jam dalam 18,2 detik dan top speed sekitar 140 km/jam.

Tercatat beberapa artis dan bangsawan diketahui memiliki 190SL seperti Ava Gardner, Ingrid Bergmann, Zsa Zsa Gabor, Grace Kelly Frank Sinatra, Ringo Starr dan Alfred Hitchcock. Sementara daftar bangsawan yang memiliki 190SL seperti Aga Khan, Raja Rainier dari Monako, Pangeran Hassan dari Maroko dan Shah Pahlevi dari Iran.

Total 25.881 unit 190SL meninggalkan pabriknya di Stuttgart untuk ekspor, dengan AS tercatat menyerap 40% produksi 190SL. Bagaimana dengan Indonesia? Walaupun tidak dijual resmi, tercatat beberapa 190SL datang sebagai impor pribadi, namun dengan jumlah yang dapat dihitung dengan jari, sangatlah jarang bisa melihat 190SL di Indonesia.

Tetapi Bimmerbenz Indonesia akan memajang salah satu mobil favorit artis ini pada acara HUT ke-2 Bimmerbenz Indonesia yang akan digelar pada 26 Januari 2019 di Telkom Landmark Tower di Jakarta. 190SL ini akan bergabung dengan mobil-mobil legenda langka lainnya seperti BMW Isetta yang telah dibahas sebelumnya.

Ingin tahu mobil legenda lainnya yang akan menghadiri acara ultah Bimmerbenz Indonesia? Tunggu liputannya hanya di Autodigest.

Baca Juga:

Luncurkan G63 AMG, Mercedes-Benz Indonesia Lakukan Touring Yogyakarta-Semarang

DFSK Membuka Dealer di Bali, Diresmikan oleh Wakil Gubernur Bali Cok Ace

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.