Proton Mau Kembali ke Indonesia dengan SUV X70?

Mengutip media Kompas, Head of Marketing PT Proton Edar Indonesia (PEI) Rully Septiadi mengungkapkan rencana Proton memboyong SUV X70 sebagai bentuk kembalinya merek dari negeri Jiran ini ke pasar otomotif Indonesia.

Selain itu Rully juga mengkonfirmasi peluncuran X70 di Malaysia. “Kalau di Malaysia sendiri yang saya dengar baru meluncur 12 Desember 2018. Ke Indonesia saya pastikan tahun depan,”. Selain itu dirinya mengkonfirmasi kesertaan PEI di ajang IIMS 2019 dan GIIAS 2019.

Namun ketika ditanya apakah X70 akan dijual, Rully mengaku masih dalam tahap diskusi internal PEI. “”Tetapi saya belum bisa menjelaskan lebih lengkap lagi, karena sekarang ini tahap perbincangan masih berada di tahap atas, belum sampai ke bawah, mungkin setelah peluncuran X70 di Malaysia akan dibahas lagi,”

Merek Proton sendiri memiliki sejarah yang cukup panjang. Di awal 90an, Proton Saga generasi pertama banyak masuk ke Indonesia dan digunakan sebagai armada taksi. Konon mobil tersebut merupakan hasil imbal dagang pembelian pesawat CN 235 dari Malaysia.

Proton sendiri akhirnya muncul secara resmi di tahun 2007 lewat PT Proton Edar Indonesia. Kemunculannya sempat menggegerkan karena harga yang murah. Bahkan Proton Savvy sempat dinobatkan sebagai City Car of the Year oleh salah satu media cetak di Indonesia.

Namun penjualan Proton dari tahun-ketahun semakin menurun dan terlihat bahwa Proton terakhir kali mengimpor mobil di tahun 2015. Sekarang sendiri Proton terlihat mati suri dimana dealernya banyak yang menghilang atau hanya menyediakan jasa service saja.

Kabar baik ini merupakan dampak dari pembelian Proton oleh raksasa otomotif Tiongkok Geely. Bahkan Geely dikabarkan telah menyiapkan 3 model yaitu 2 SUV dan 1 MPV untuk Proton. Di Malaysia sendiri pembelian Proton menuai pro dan kontra. Banyak yang menganggap bahwa Geely hanya akan menjadikan Proton sebagai perakit mobil saja.

Salah satu yang menentang kepemilikan Geely adalah Perdana Menteri Malaysia Mahatir. Dirinya sendiri dijuluki Bapak Proton karena menggagas Proton di tahun 80an. Bahkan dirinya sempat ingin membuat mobil nasional Malaysia kedua. Namun berita terakhir menyebutkan proyek tersebut telah dibatalkan.

Apakah dengan X70 ini Proton dapat bangkit dari mati surinya di Indonesia? Namun pada akhirnya konsumen akan diuntungkan dengan banyaknya pilihan di pasar. Bagaimana menurut pembaca Autodigest?

Baca Juga:

Lamborghini Urus: Super SUV dengan DNA Aventador dan Huracan

Inilah Sosok RWB Porsche Pertama di Jakarta!

1 COMMENT

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.