Pembalap Formula 2 Anthoine Hubert Meninggal Dalam Balap F2 Belgia 

Berita duka datang dari ajang balap Formula 2 ketika salah satu pembalapnya Anthoine Hubert dari tim BWT Arden dinyatakan meninggal karena luka akibat tabrakan pada saat balap F2 digelar di sirkuit Spa-Francorchamps, Belgia. 

Pembalap asal Perancis yang juga merupakan bagian dari pembalap Junior Renault ini dinyatakan meninggal oleh FIA pada hari Sabtu (31/8) waktu 18:35 setempat pada usia 22 tahun. 

Kejadian ini bermula ketika pembalap Trident Giuliano Alesi menabrak tembok Raidillon karena ban yang kempes. Di belakang Alesi terdapat 2 pembalap yaitu sesama pembalap Trident Ralph Boschung dan Anthoine Hubert. 

Melihat kejadian itu Boschung segera membanting setir namun naas Hubert yang berada di belakang persis tidak bisa melihat mobil Alesi dan menabrak Boschung dan terpental hingga menabrak tembok bagian kanan. 

Malangnya dibelakang terdapat pembalap Charouz Juan Manuel Correa yang melaju hingga 270 km/jam yang menabrak bagian samping mobil Hubert. Hasilnya kedua mobil tersebut terbelah menjadi dua. 

Keduanya segera dilarikan ke rumah sakit terdekat namun sayang nyawa Hubert tidak dapat diselamatkan. Correa sendiri dinyatakan stabil setelah dilakukan beberapa tindakan sedangkan Alesi dan Boschung tidak terluka. 

Hubert sendiri pertama kali terjun didunia balap pada tahun 2004 saat berusia 8 tahun, pada tahun 2013 Hubert sukses menggondol gelar balap F4 Perancis dan pada tahun 2014 naik menuju balapan Formula Renault. 

Pada tahun 2016 Hubert naik menuju Formula 3 dan pada tahun 2017 berlanjut ke GP3 dimana pada tahun 2018 sukses menjadi juara umum GP3 dan dilirik oleh tim F1 Renault sebagai pembalap junior. Pada tahun 2018 Hubert naik ke F2 bersama tim BWT Arden dan mencicipi mobil F1 pertamanya. 

Kematian Hubert menjadi yang pertama dalam minggu balap F1 setelah Jules Bianchi di Jepang pada tahun 2014. Balapan F2 selanjutnya sendiri dibatalkan dan pada hari Minggu (1/9) dilakukan prosesi mengheningkan cipta oleh seluruh pembalap F2 dan F1 di Belgia. 

Pembalap yang dikenal ramah dan menggemari sepeda serta tim sepakbola Liverpool meninggalkan seorang ayah, ibu dan adik laki-laki. Pembalap F2 asal Indonesia Sean Gelael ikut menyampaikan bela sungkawa. 

“Saya tidak bisa berkata apapun lagi. Hanya cinta dan doa untuk keluargamu, temang. Istirahatlah dengan tenang,” Kata Sean Gelael dalam unggahan Instagram. 

Pihak FIA sebagai badan motorsport dunia segera mengadakan investigasi dengan bantuan Royal Automobile Club of Belgium sebagai pemilik sirkuit dan otoritas setempat. Saat ini FIA belum mau mengomentari proses investigasi yang sedang berjalan. 

Selamat jalan Anthoine Hubert 1996-2019.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.