Outlander PHEV, Masa Depan Mulai dari 1,2-1,3 Miliar!

PT. Mitsubishi Motors Krama Yudha Sales Indonesia (MMKSI) melakukan jump start dengan merilis Outlander Plug-in Hybrid Electric Vehicle (PHEV). Bukan sekedar hybrid, pengisian baterainya dengan colokan seperti mobil listrik dan nanti akan jadi pertanyaan seberapa siap infrastrukturnya. Namun satu hal pasti, SUV mulai dari 1,2-1,3 Miliar Rupiah tersebut merupakan upaya MMKSI dalam mengubah masa depan motorisasi Indonesia.

Styling Outlander PHEV merupakan mobil produksi pertama yang berbahasa desain Dynamic Shield. Keseimbangan antara performa, ketangguhan, keamanan, dan keramahan ketika terjadi impak merupakan arah dari Dynamic Shield. Interior masih ada rasa Outlander keluaran 2012 semenjak hitungannya facelift namun sentuhan Dynamic Shield-nya membuatnya terasa baru.

Outlander PHEV memakai semua elemen mahakarya teknologi Mitsubishi, seperti plug-in charging dari i-MiEV, kapabilitas SUV layaknya Pajero, dan teknologi AWD S-AWC dari Lancer Evolution. Hasilnya Outlander PHEV menjadi SUV yang memiliki performa tinggi, lebih bisa di segala medan, dan tentunya ramah lingkungan. Fitur tersebut tetap ada untuk pasar Indonesia dan MMKSI berani memasarkannya.

Outlander PHEV memiliki motor listrik berdaya 60kW untuk motor depan dan 70 kW untuk motor belakang dan baterai berkapasitas 13,8 kWh. Daya sebesar itu memiliki daya jelajah sepanjang 55 km yang cocok untuk pemakaian sehari-hari. Untuk pemakaian jarak jauh, mesin hybridnya memiliki daya jelajah 600 km dengan kombinasi mesin konvensional.

MMKSI mengakui bahwa untuk infrastrukturnya tempat pengisiannya sendiri masih proses dan akan terus dikembangkan mulai dari kota besar seperti Jakarta dan Bali. Selain itu MMKSI juga akan mengembangkan program Dendo House atau program baterai mobil listrik atau PHEV dapat menyuplai listrik rumah. Program tersebut nantinya akan sepaket dengan solusi menekan tagihan listrik.

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.