Otomotif Jepang di Cars and Coffee Januari 2019

Meskipun tidak seperti biasanya yang notabene kerap tampil “menang”, setidaknya penampilan otomotif Jepang di Cars and Coffee tidak kalah telak. Pasalnya ada beberapa elemen yang bisa dibilang menjadi penarik dalam Cars and Coffee Januari 2019. Sportscar Jepang memang sedikit, namun otomotif Jepang tidak selamanya sportscar.

Dimulai dari Nissan Cefiro milik Mimo yang dimilikinya sejak masih SMA dan sekarang tampil spek balap namun datang ke lokasi dikendarai langsung. Cefiro tersebut memiliki sejarah panjang bagi Mimo mulai dari ketika masih pelajar, masih berpacaran, hingga dipakai balap. Untuk pemakaian balap, speknya tergolong fleksibel paling tidak antara sirkuit dan drift, dan engine swap RB25DET menjadi andalan utamanya.

Modifikasi bergaya Jepang tidak melulu harus berbodykit, paling tidak memakai pelek aftermarket Jepang saja sudah cukup sakti mencuatkan kesan Jepangnya. Seperti Mazda2 dan Suzuki Swift yang keduanya berpelek Enkei. Terlihat simpel, namun fungsional seperti misalnya lebih ringan atau lebih kuat dari bawaannya.

Modifikasi bergaya Jepang juga tidak selamanya bergaya racing, gaya non-racing atau elegan juga ada. Seperti misalnya Toyota Estima dan Honda Odyssey yang kentara dengan gaya wagonist atau elegan dengan mobil minivan sebagai basis. Kedua mobil tersebut memang menjadi basis favorit untuk didandani bergaya elegan ala Jepang.

Semakin dimenarik dengan kehadiran mobil klasik seperti Toyota Land Cruiser 40 yang kondisi orisinalnya relatif dijaga. Selain itu ada juga Honda Civic generasi pertama yang hanya ganti pelek aftermarket dengan model sesuai zaman mobilnya ketika muda. Tidak banyak, tetapi setidaknya mobil Jepang seperti ini yang membuatnya menarik.

1 COMMENT

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.