Nissan LEAF e+: Inovasi Lebih Mobil Listrik

Nissan akan konsisten dalam menggalakkan program elektrifikasinya dengan meningkatkan performa mobil listrik terlarisnya yang dinamai Nissan LEAF e+. Oleh Nissan, segala aspek performa mobil listrik ditingkatkan terutama mesinnya. Dibalik penampilannya yang relatif sama seperti LEAF biasa, terdapat beberapa inovasi lebih sebuah mobil listrik.

Pertama outputnya meningkat dari 110 kW/320 Nm menjadi 160 kW/340 Nm. Tentunya dengan peningkatan output akselerasinya akan lebih cepat. Tidak hanya output yang ditingkatkan tetapi juga driving range sehingga mampu berkendara lebih jauh.

Peningkatan output mobil listrik tersebut disalurkan melalui pedal e-Pedal yang diprogram ulang agar feedback-nya lebih terhubung terutama ketika deselerasi. Dengan e-Pedal yang telah diprogram ulang, alhasil membuat deselerasinya lebih halus dan lebih cepat sehingga memudahkan pengemudi menghentikan mobilnya dengan e-Pedal. Alhasil, baik ketika berakselerasi maupun deselerasi, pengoperasian satu pedal menjadikannya semakin praktis.

Baterai dengan desain baru membuat penampilannya tetap sama dalam arti tidak ada yang berkurang sedikitpun ruangnya. Jika Leaf biasa konfigurasi modul sel baterainya 8-27, baterai LEAF e+ konfigurasi modul sel baterainya menjadi 12-21. Jumlah sel baterai Leaf e+ juga ditingkatkan dari 192 menjadi 288 dan layoutnya dibuat agar tidak memakan banyak tempat.

Mobil listrik ini tentunya didukung oleh teknologi inovatif ProPILOT yang mengatur jarak mobil di depannya ketika berada di kecepatan antara 30-100 km/jam. Selain itu LEAF e+ juga dilengkapi dengan ProPILOT Park yang membantu pengemudi disaat parkir, seperti park assist namun hanya perlu tekan tombol. Alhasil inovasi mobil listrik LEAF e+ semakin siap menyingkirkan teknologi konvensional.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.