Nissan GT-R 2020, Lebih Cepat, Tenaga Sama!

Nissan kembali memberikan gebrakan dalam GT-R-nya yakni lebih cepat dengan tenaga maksimum sama. Hal itu dilakukan oleh Nissan untuk menyiasati keterbatasan peningkatan spesifikasi dalam GT-R-nya yang bisa dibilang sudah waktunya perubahan mayor. Sebelumnya ketika GT-R kembali dilahirkan pada tahun 2007, Nissan membuat sebuah gebrakan fenomenal yakni sportscar cepat tidak harus mahal.

Untuk model standar GT-R, turbonya dilengkapi abradable seal yang memaksimalkan efisiensi kerja turbo dengan meminimalkan udara bocor ketika menghisap udara sehingga mampu merespon lebih cepat. Selain itu perpindahan gigi pada mode “R” juga dibuat lebih responsif untuk slow in fast out di tikungan. Tentunya dibantu oleh setting suspensi serta booster rem agar lebih stabil berkecepatan tinggi, menikung lebih tajam, dan pengereman lebih baik.

Perubahan minor seperti itu juga berlaku untuk NISMO bahkan turbo baru dari GT-R GT3 2018 tidak membuat tenaga maksimum meningkat. Turbo barunya meningkatkan respons sekitar 20% tanpa kehilangan daya dengan mengurangi jumlah bilah dan modifikasi bentuk turbin. Seperti model standar, perpindahan mode “R”-nya juga turut dibuat lebih responsif untuk menghadapi tikungan yang dibantu dengan suspensi dan pengereman.

Desain air duct pada fender depan yang terinspirasi GT-R GT3 memiliki fungsi mengeluarkan panas dari mesin dan rem serta aerodinamika. Ketika berkecepatan tinggi aliran udara di sepanjang bodi mengalir lebih lancar tanpa mengenai spoiler belakang, sehingga meningkatkan stabilitas kecepatan tinggi. Selain itu air duct-nya juga memberikan downforce untuk roda depan tanpa drag tambahan.

Pemakaian material carbon pada sebagian eksterior, dudukan jok, dan rem cakram membantu mengurangi bobotnya hampir 20 kg. Setting suspensi baru, ban lebih lebar serta alur lebih sedikit, pelek RAYS lebih ringan, dan rem carbon ceramic desain baru mampu membuatnya lebih napak berkecepatan tinggi, menikung lebih cepat dan lebih stabil di lurus. Alhasil GT-R 2020 bukan hanya lebih cepat berakselerasi tetapi juga lebih cepat di tikungan tanpa peningkatan tenaga maksimum.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.