Menteri akan Mendapat Mobil Dinas Baru? Mungkin ini Mobilnya

Mengutip situs resmi Sistem Layanan Pengadaan Secara Elektronik (LPSE) tercatat Pemerintah telah selesai melakukan pengadaan Pengadaan Kendaraan Menteri Negara/Pejabat Setingkat Menteri, yang dimulai pada 19 Maret 2019. Menteri akan mendapatkan mobil dinas baru?

Pemenang dari lelang ini adalah PT Astra International Tbk-TSO (Toyota Sales Operation) dengan nilai kontrak mencapai Rp 147.229.317.000 dengan seluruh tahapan lelang tender sudah terlewati oleh PT Astra, dari Pembuktian Kualifikasi hingga Penandatanganan Kontrak. 

Lelang ini akan menggantikan mobil dinas menteri yang sekarang yaitu Toyota Crown Royal Saloon G yang sudah digunakan sejak pemerintahan SBY karena selama masa pemerintahan Jokowi yang pertama tidak dilakukan peremajaan. 

Sayangnya tidak ditulis mobil jenis apa yang ditawarkan oleh Astra International, namun merujuk nama divisi yang ditunjuk serta sejarah mobil menteri di Indonesia, maka kemungkinan Crown terbaru bisa menjadi mobil menteri yang baru. 

Sebagai catatan Toyota Crown generasi ke-15 ini pertama kali diluncurkan di Jepang pada bulan Juni 2018 lalu. Crown baru ditawarkan dalam 3 varian mesin yaitu 4 silinder 2.000 cc turbo, 4 silinder 2.500 cc hybrid serta 3.500 cc V6 hybrid. 

Sayangnya belum jelas varian mana yang bisa menjadi mobil menteri karena Crown terbaru ini belum diluncurkan di Indonesia. Namun melihat daftar Nilai Jual Kendaraan Bermotor NJKP yang dirilis Mendagri tercatat Crown Royal Saloon 2.5G seharga Rp 1,794 miliar. 

Namun perlu dicatat harga NJKP ini belum termasuk bea masuk serta berbagai pajak lainnya sehingga hasil akhirnya bisa lebih mahal. Masuknya nama Crown di dalam daftar NJKP ini juga bukan menjadi bukti pasti pemilihan Crown sebagai mobil menteri. 

Pemilihan mobil menteri pun diatur dalam Keputusan Menteri Keuangan Republik Indonesia Nomor 577/KM.6/2017 tentang Modul Perencanaan Kebutuhan Barang Milik Negara untuk Penyusunan Rencana Kebutuhan Barang Milik Negara Berupa Alat Angkutan Darat Bermotor Dinas Operasional Jabatan di Dalam Negeri. 

Dalam keputusan tersebut, menteri dan pejabat dengan tingkat setara disediakan 2 kendaraan yang jenisnya sudah ditentukan yaitu sedan dengan kapasitas mesin 6 silinder berkapasitas 3.500 cc. Selain sedan juga diizinkan menggunakan model SUV dengan mesin 6 silinder berkapasitas 3.500 cc.

Bila melihat peraturan ini maka hanya ada satu pilihan yaitu mesin 3.500 cc hybrid. Sebagai catatan di Jepang varian 3.500 cc hybrid termurah dibanderol dengan harga 6.237.000 Yen atau setara dengan Rp 832,9 juta. Sedangkan varian 2.500 cc termurah dibanderol seharga 4.973.800 Yen atau setara dengan Rp 664,9 juta.

Baca Juga:

Toyota Crown Generasi ke-15, Andalan Menteri untuk Ngebut?

Toyota Crown Generasi ke-15, Mobil Dinas Pembantu Jokowi?

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.