Membedah Outlander PHEV, Inikah Masa Depan?

Pergelaran Gaikindo Indonesia International Motor Show (GIIAS) 2019 merupakan debut publik SUV Mitsubishi Outlander Plug-in Hybrid Electric Vehicle (PHEV). Dalam pergelaran tersebut terdapat kesempatan untuk melihat lebih dekat sosok mobil masa depan tersebut. Semenjak Mitsubishi berkampanye memperbaiki masa depan lingkungan hidup Indonesia melalui Outlander PHEV, seperti inikah produksi untuk masa depan?

Pertama dari segi eksterior yang tak ubahnya seperti mobil biasa mengingat Outlander PHEV berbasis mobil biasa. Sebetulnya Outlander merupakan SUV yang lebih kurang sekelas Honda CR-V dan Mazda CX-5 namun hanya saja Outlander merupakan satu-satunya PHEV di kelasnya. Tak ketinggaan, Outlander juga merupakan mobil produksi Mitsubishi pertama berbahasa desain dynamic shield yang sangat menjual di Indonesia.

Interior mulai berasa ketinggalan karena pada dasarnya Outlander PHEV berada di generasi ketiga yang dirilis sejak 2013. Outlander PHEV yang masuk Indonesia merupakan facelift kedua kalinya dengan bahasa desain dynamic shield pertama di mobil produksi Mitsubishi. Untungnya facelift berbahasa desain dynamic shield seperti di setir dan panel instrumen serta sentuhan-sentuhan futuristik lainnya efektif mengurangi rasa ketinggalan.

Mitsubishi menyediakan unit tes di GIIAS 2019 yang sedikit berbeda dengan di booth namun pengendaraannya katakanlah tidak jauh berbeda. Seperti khasnya mobil terelektrifikasi, semuanya terasa halus baik ketika distart maupun berjalan. Hanya saja pengoperasian Outlander PHEV agak sedikit aneh seperti lampu sein di kiri dan pengoperasian sistemnya mirip Toyota Prius.

Meski ditebus mulai dari sekitar 1,2 Miliar, tentunya kita harus mengapresiasi keberanian memasarkan mobil PHEV walaupun kesiapan infrastrukturnya di Indonesia tergolong belum siap betul. Semoga saja para stakeholder termasuk pemerintah tergerak membenahi infrastruktur untuk mobil terelektrifikasi. Dengan demikian lingkungan hidup bisa lebih terselamatkan berkat emisi mobil terelektrifikasi yang relatif rendah.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.