Lamborghini Sian: Banteng Pertama dengan Teknologi Elektrifikasi 

Pabrikan mobil asal Italia Lamborghini secara resmi mengeluarkan Lamborghini Sian yang merupakan banteng produksi pertama yang menggunakan teknologi elektrifikasi.

Mobil yang akan diperkenalkan pada Frankfurt Motor Show bulan ini dilengkapi dengan mesin V12 6.500 cc N/A dari Aventador yang sudah dimodifikasi sehingga menghasilkan 774 dk.

Mesin ini dipadukan dengan 1 motor listrik 48 volt yang menghasilkan 34 dk sehingga Sian memiliki total 808 dk yang menjadikannya Lamborghini yang paling bertenaga saat ini.

Motor elektrik ini dipasang langsung ke transmisi dan hanya memiliki berat 34 kg berkat penggunaan supercapacitor yang mampu menyimpan 3 kali tenaga dari baterai lithium-ion biasa walaupun memiliki berat 3 kali lebih ringan.

Hasilnya 0-100 km/jam dapat ditempuh dalam 2,8 detik menuju top speed 350 km/jam. Karena motor elektrik dipasang langsung pada transmisi maka Sian mampu mundur dan bergerak pada posisi parkir hanya menggunakan tenaga listrik.

Sistem hybrid Sian juga dilengkapi regenerative braking system yang menyerap tenaga kinetis yang dihasilkan saat pengereman menuju supercapacitor yang dapat dialihkan menjadi tenaga tambahan untuk mencapai 130 km/jam.

Secara desain Sian masih memiliki siluet khas Aventador namun bagian depan mobil diubah mirip dengan konsep Terzo Millenio. Pada bagian belakang terdapat lampu 6 LED yang memberikan kesan memgambang.

Layaknya Veneno dan Centenario, Sian akan diproduksi secara terbatas sebanyak 63 unit yang merupakan usia Lamborghini saat ini. Semuanya sudah terjual dengan harga $3,6 juta atau setara dengan Rp 50,9 miliar dan para pemilik yang beruntung akan mempersonalisasikan mobil mereka seperti cat dan interior melalui divisi kustomisasi Ad Personam.

Baca Juga:

Rayakan Sukses Balap, Lamborghini Luncurkan Aventador SVJ 63 dan Huracan Evo GT

Lamborghini Miura, Tertambat di Pacific Place

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.