Ketika Industri Otomotif Merambah Luar Angkasa

Begitu banyak pemikiran yang dikeluarkan dari beragam industri otomotif dunia ketika berbicara mengenai masa depan perusahaannya. Salahsatunya antara lain yang jamak yaitu elektrifikasi untuk menghemat pemakaian bahan bakar fosil. Namun ada yang eksentrik dari Toyota, yaitu membuat kendaraan yang sudah merambah untuk luar angkasa!

“Mulai sekarang, alam menanggapi hal-hal seperti masalah lingkungan skala global, konsep ‘planet rumah’, dari mana kita semua datang, akan menjadi konsep yang sangat penting.” ujar Akio Toyoda, CEO Toyota Motor Corporation.

Setelah bekerjasama dengan The Japan Aerospace Exploration Agency (JAXA), Toyota membuat kendaraan untuk eksplorasi luar angkasa. Mobil tersebut dikonsepkan berbentuk minibus 6 roda dengan parameter harus dapat melakukan perjalanan di permukaan bulan hingga 6 minggu. Interior juga harus layak huni selama diluar angkasa dengan ruang sekitar 13 meter persegi dan dalam keadaan tidak memakai pakaian astronot.

Mobil tersebut berbahan bakar fuel cell electric lantaran representatif dengan teknologi yang sangat diperlukan. Fuel cell electric memiliki kemampuan untuk memancarkan berkurangnya jumlah zat berbahaya seperti partikel yang ditemukan di udara. Kemampuan menghasilkan air dari pembangkit listrik dapat digunakan sebagai pendingin atau air minum juga menjadi alasan.

Selain fuel cell electric, mobilnya tersebut akan dilengkapi teknologi otonom serta terkoneksi untuk membantu kru dapat tiba dengan selamat di tujuan mereka. Kaki-kaki mobilnya sendiri dibuat untuk menaklukan permukaan jalan di bulan serta nol gravitasi. Itu semua dibuat untuk menjalankan misi perjalanan 10.000 km selama 42 hari yang telah direncanakan.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.