Jeep Wrangler Baru Hanya Dapat 1 Bintang pada Uji Tabrak EuroNCAP, Bagaimana Bisa?

jeep wrangler

Berita mengejutkan datang dari Jeep Wrangler baru, mobil yang baru-baru ini diluncurkan di Indonesia hanya mendapat satu bintang dari badan EuroNCAP untuk hasil uji tabrak mereka. Bagaimana bisa?

Rupanya hasil uji EuroNCAP menyatakan bahwa Jeep Wrangler memiliki perlindungan yang buruk untuk pengemudi, terutama bagian dada. Begitu pula untuk penumpang belakang. Namun yang utama adalah Wrangler tidak dilengkapi fitur pencegah tabrakan seperti rem darurat otomatis atau pencegah tabrakan samping.

Sekjen EuroNCAP Michiel van Ratingen mengungkapkan kekecewaannya kepada FCA sebagai pemilik Jeep. “Sungguh mengecewakan untuk melihat mobil baru yang dijual pada tahun 2018 tanpa dilengkapi fitur rem darurat otonom atau pencegah tabrakan samping. Ini merupakan kekecewaan bagi Fiat Chrysler Automobile untuk menawarkan produk yang inferior dibanding rivalnya”.

Pihak Jeep sendiri tidak tinggal diam dan mengeluarkan pernyataan bahwa produknya telah dites dan mendapatkan pengakuan tingkat federal di AS. Dan yang utama Jeep menyatakan bahwa Wrangler dibuat untuk menghadapi medan offroad dan mungkin tidak sesuai dengan “kondisi urban” yang disimulasikan EuroNCAP.

Di Amerika sendiri NTHSA sebagai badan keselamatan berkendara di AS belum mengumumkan hasil uji tabrak Wrangler terbaru. Wrangler generasi sebelumnya mendapat 3 bintang pada tes NTHSA dan menarik untuk melihat perbedaannya.

FCA sendiri dikritik oleh EuroNCAP menawarkan mobil tidak aman. Selain Wrangler, produk FCA lain yang dikritisi adalah mobil kecil Fiat Panda yang tidak mendapatkan bintang pada uji tes tabrak EuroNCAP. Pabrikan lain yang mendapatkan perhatian adalah Suzuki Jimny yang hanya mendapat 3 bintang.

Di Indonesia sendiri isu tes tabrak sempat mengemuka ketika ASEAN NCAP merilis uji tabrak Wuling Confero yang hanya mendapat 1 bintang. Utamanya karena mobil yang dites tidak dilengkapi airbag. Pihak Wuling Indonesia sendiri memperjelas bahwa seluruh model yang dijual di Indonesia telah dilengkapi Airbag.

Bagaimana pembaca Autodigest, apakah karena urusan safety penjualan Wrangler akan terhambat? Dan bagaimana ya kalau Wrangler ikut ASEAN NCAP yang standarnya  berbeda. Sampaikan pendapat anda dibawah ini.

Baca Juga:

Proton Mau Kembali ke Indonesia dengan SUV X70?

Lamborghini Urus: Super SUV dengan DNA Aventador dan Huracan

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.