Inilah Calon Mobil Menteri Baru Toyota Crown Hybrid!

PT. Astra International selaku pemenang tender pengadaan mobil dinas menteri kabinet 2019-2024 berkeputusan memilih Toyota Crown Hybrid sebagai mobil dinas kementerian. Menggantikan Crown Royal Saloon yang berusia 10 tahun, mobil hybrid tersebut merupakan pertama dalam sejarah mobil dinas Kementerian Republik Indonesia. Selain para menteri, pejabat setingkatnya, pimpinan lembaga negara, mantan presiden dan mantan wakil presiden juga akan mendapat jatah calon mobil dinas baru tersebut.

Mesin 2500cc VVT-iE 4-silinder A25A-FXS setara Toyota Camry Hybrid bertenaga 184 PS disalurkan melalui transmisi e-CVT efisiensinya lebih dari 41%. Motor listrik kompak dan ringan bertenaga 143 PS menunjang performa serta efisiensi bahan bakar hingga 24 km/l berdasarkan pengetesan di Jepang. Semenjak G-Executive, penggeraknya 4 roda e-Four terintegrasi dengan sistem hybrid yang menunjang handling dari pembagian torsi antara 30:70 dan 50:50.

Kabinnya memiliki beberapa fitur yang menunjang mobilitas para menteri baik ketika berpergian jarak jauh maupun jarak dekat. Seperti misalnya gorden di kaca belakang untuk privasi serta jok belakang bisa direclining dengan 40/20/40 split reclining yang bisa disesuaikan dengan ergonomi menteri. Material kedap suara mengheningkan kabinnya, lighting indoor LED memunculkan atmosfirnya terutama ketika bermobilitas di hari yang gelap.

Sasis TNGA-nya bukan hanya berorientasi kenyamanan tetapi juga lebih menyenangkan dikendarai yang tentunya sebagai penunjang untuk supir atau sesekali ketika menteri ingin mengemudi. TNGA-FR platform terfokus pada aspek inersial dari penempatan objek berat serta mengoptimalkan center of gravity ketika menikung. Posisi duduk ergonomis dan multi-link suspension membuatnya sesekali menteri menikmati pengendaraannya jika protokoler mengizinkan.

Di Jepang Crown hybrid mulai dari harga 6.323.400 Yen atau sekitar 842 juta Rupiah jika dikurskan. Semenjak hybrid, tentunya akan menjadi contoh ideal dalam penerapan kebijakan Low Carbon Emission Vehicle (LCEV) yang berorientasi pada keramahan lingkungan. Pasalnya, 101 unit mobil hybrid dengan anggaran Rp. 147 miliar bisa memberi kontribusi yang berarti dalam mengurangi polusi.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.