Ini Dia Prediksi Avanza Baru dari Autodigest, Lengkap Dengan Analisa Pasar dan Tren Modifikasi!

Tanpa terasa besok Toyota akan membuka tabir Avanza baru pada tanggal 15 Januari besok. Nah sebelum itu, Autodigest merangkum prediksi untuk Avanza baru dan potensi pasar LMPV yang gemuk di Indonesia, dapatkah raja jalanan Indonesia ini mempertahankan tahtanya?

Avanza Baru: Facelift atau All New Model?

Salah satu pertanyaan utama Avanza baru ini adalah apakah mobil ini mendapatkan facelift atau all new model. Menurut foto-foto dan informasi yang beredar Avanza ini bukan model yang benar-benar baru tetapi facelift atau penyegaran Avanza yang terakhir kali dilakukan pada tahun 2015.

Dilihat dari depan, kini Avanza mengadopsi lampu LED terpisah layaknya Alphard dan Voxy. Begitu juga penggunaan gril radiator besar menjorok kebawah. Rupanya pemilihan desain ini bukan tanpa alasan tetapi mengikuti desain global Toyota yaitu New Look yang hadir di mobil seperti Rush.

Bagian depan Avanza baru juga dilengkapi dengan dua air intake di sisi kiri dan kanan bawah. Di bagian ini rencananya juga akan terdapat foglamp. Namun intake yang dimaksud hanya berfungsi sebagai hiasan saja.

Sisi samping Avanza baru masih mempertahankan bentuk seperti sebelumnya. Untuk urusan velg akan terdapat beberapa desain baru tergantung dengan model mobilnya. Di bagian belakang terlihat ubahan kecil dalam bentuk lis krom yang menyatukan kedua sisi lampu belakang serta bentuk lampu belakang dan bumper yang berubah sedikit.

Untuk model Avanza baru ini diduga tidak akan banyak berubah dari sebelumnya mulai varian terendah hingga tertinggi Veloz. Namun salah satu sumber Autodigest menyatakan akan ada sekitar selusin model atau lebih dan terbagi dalam 2 mesin yaitu 1300cc dan 1500cc.

Mekanis dan Fitur: Banyak Ubahan?

Sayangnya sulit mendapatkan kepastian mengenai sisi mekanis Avanza baru ini, namun diprediksi mesin dan transmisi Avanza baru tidak akan banyak berubah. Salah satu bocoran mengenai sisi mekanis adalah kabin yang diklaim lebih senyap dan tidak bergetar seperti Avanza terdahulu.

Sementara itu deretan fitur baru siap menyapa Avanza baru, salah satunya adalah sistem start/stop button. Pada model tertinggi Veloz kini juga telah menggunakan sistem keyless entry. Sistem AC Avanza baru juga diklaim sudah mengadopsi model digital layaknya di Rush. Namun sayangnya belum diketahui mana fitur yang jadi standar dan opsi.

Interior: Ubahan Ringan Menjaga Kesegaran

Pada bagian dalam Avanza baru dari spyshot yang ada, terlihat kini Avanza menggunakan Head Unit tanpa tombol layaknya Rush, apabila model yang digunakan sama maka HU ini sudah memiliki fitur integrasi smartphone. Setir Avanza baru sendiri terlihat sama dengan sebelumnya, salah satu ubahan yang terlihat juga bentuk konsol tengah bagian belakang yang lebih besar dan adanya soket elektrik di bagian belakang.  

Harga: Akan Naik Sedikit

Pada urusan harga, diprediksi bahwa Avanza baru ini akan naik beberapa juta, estimasi mulai dari 4 hingga 8 juta. Sebagai catatan harga Avanza dimulai dari Rp 181 juta hingga Rp 239 juta OTR Jakarta. Hal ini untuk menjaga strategi harga Toyota agar tidak bentrok dengan Rush. Dealer-dealer Toyota sendiri sudah membuka buku pesanan untuk Avanza baru.

Bagaimana dengan Daihatsu Xenia dan Transmover?

Walaupun tidak seramai Avanza, Xenia juga akan mengikuti kembarannya dan bahkan tanggal peluncurannya juga dihari yang sama walaupun berbeda lokasi dan jam. Perubahan yang terlihat sama dengan Avanza namun kabarnya untuk peluncuran pertama Xenia akan mendapatkan model limited edition dengan mesin 1500cc. Nah untuk Transmover yang dikhususkan untuk taksi, nasibnya belum begitu jelas. Namun bisa diprediksi bahwa pada akhirnya Transmover akan mengikuti gaya Avanza baru, namun mungkin tanpa fitur-fitur andalannya.

Mengulik Pasar Avanza Bekas dan Efeknya Kepada Penjualan LMPV

Menurut pantauan Autodigest, pasar mobil bekas Avanza masih terlihat kuat, namun pedagang memperkirakan harga Avanza lama akan berkurang sedikit. Namun belum dapat diprediksi apakah Avanza baru akan mengganggu harga LMPV lain seperti Xpander yang masih relatif kuat.

Pasar LMPV selama tahun 2018 cukup menarik untuk diikuti, karena Xpander untuk pertama kali berhasil mengalahkan Avanza sebagai mobil terlaris dalam kuartal keempat. Walaupun jumlah penjualan secara tahunan masih dipegang Avanza.

Seperti dalam laporan Autodigest sebelumnya, penjualan Xpander masih kuat. Namun masih belum bisa diprediksi apakah efek Xpander masih terasa hingga 2019. Mengingat sebelumnya Mobilio pernah mengalami situasi serupa walaupun Xpander mampu mempertahankan penjualannya dalam periode yang cukup lama.

Sementara itu penjualan ketiga dan keempat jatuh kepada Xenia dan Ertiga. Walaupun Suzuki baru meluncurkan All New Ertiga tahun kemarin, penjualan Ertiga masih cukup stabil tanpa mengalami peningkatan yang banyak.

Kejutan datang dari Wuling yang mampu mengalahkan Mobilio dalam penjualan kuartal keempat walau secara tahunan Mobilio masih mengungguli. Namun Wuling masih dihadapi dengan masalah brand image dan model LMPV nya Confero S tidak dilengkapi dengan transmisi matik yang populer di perkotaan.

Sementara itu di bagian terakhir terdapat si gaek Grand Livina, mobil yang pada dasarnya diluncurkan pada 2006 ini cukup terpuruk. Namun kabarnya berkat pembelian saham Mitsubishi oleh Nissan di Jepang. Konon Nissan akan mempersiapkan LMPV berbasis Xpander, namun sayangnya kabar ini masih belum dapat dikonfirmasi.

Ide Modifikasi: Semua Bisa!

Nah salah satu favorit modifikator Indonesia adalah Avanza, ini karena berbagai macam gaya dapat diaplikasikan ke Avanza. Contohnya salah satunya gaya racing yang dapat diperkuat dengan penggantian velg racing dan bodykit yang lebih agresif. Bagi yang tidak puas dapat merubah interior dengan bucket seat, setir balap maupun shift knob. Supaya makin menjiwai gaya racing bagian mesin pun bisa dioprek, mulai dari piggyback, porting dan polish, knalpot bahkan hingga turbo atau mau mengikuti jejak seorang Youtuber yang memasang mesin V8 di kembaran Avanza yaitu Xenia pun juga bisa! Semua tergantung budget.

Untuk gaya kedua masih berkutat dengan aroma balap yaitu gaya Rally Look, dengan velg piring reli seperti OZ atau Compomotive dipadukan dengan mud flap, lampu tembak dan scoop. Maka Avanza terlihat makin garang. Buat yang ingin terlihat tampak gagah dapat mengadopsi gaya off road dengan velg offroad beadlock yang dipasangkan dengan ban pacul. Anda juga bisa meninggikan mobil dan menambah berbagai aksesori off road.

Bila sebelumnya kami membahas gaya balap kini kami beralih ke gaya luxury cars. Penggunaan velg monoblock atau chrome dengan ban tipis dapat memperkuat kesan mewah mobil. Selain itu anda bisa memasang bodykit luxury yang membuat tampilan mobil menjadi lebih lebar dan mewah. Bagian dalam mobil bisa disulap dengan penggunaan bahan kulit mewah. Mobil mewah tidak lengkap tanpa sistem audio oleh karena itu anda bisa menambahkan tv baik didepan atau di bagian headrest/atap.

Bagi orang yang kreatif dan tidak takut belanja bisa mencoba gaya ekstrim. Untuk ini pilihannya tidak terbatas, mulai dari konversi pintu menjadi suicide door, penambahan moonroof atau panoramic roof, bodykit custom desain ekstrim dengan warna-warna ngejreng, penggunaan air suspension hingga sistem audio level kontes dengan hiasan.

Terakhir bagi pecinta musik, sistem audio Avanza memang tidak terlalu spesial, namun bisa diakali dengan penggantian sistem audio seperti head unit, speaker set, amplifier dan subwoofer. Namun satu hal yang perlu diperhatikan adalah Avanza membutuhkan peredam yang cukup menyeluruh jika anda menginginkan sistem SQ atau SPL di dalamnya.

Bagaimana para pembaca, apakah Avanza baru ini menarik? Ataukah Toyota harusnya melakukan lebih banyak ubahan? Sampaikan pendapat anda dibawah ini.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.