Ini Dia Mobil Yang Tampil pada Indonesia Electric Motor Show 2019

Pameran Indonesia Electric Motor Show yang digadang sebagai pameran mobil listrik pertama di Indonesia dimeriahkan oleh berbagai pabrikan mobil dari Eropa, Jepang dan Tiongkok. Penasaran akan mobil-mobil yang ditampilkan? 

DFSK

Pabrikan mobil asal Tiongkok DFSK diwakili oleh PT Sokonindo Automobile hadir mengikuti IEMS 2019 dengan membawa mobil listrik andalan DFSK yaitu Glory E3 yang sebelumnya sudah diperkenalkan di IIMS dan dijual di negara asalnya.  

Glory E3 merupakan mobil listrik berjenis SUV yang menggunakan motor listrik Permanent Magnet Synchronous Motor bertenaga 161 dk dan torsi sebesar 300 Nm. Motor ini dipadukan baterai listrik berkapasitas 52,5 kWh.

Hasilnya Glory E3 sanggup menempuh jarak hingga 405 km dalam kondisi baterai full. Selain itu, Glory E3 juga memiliki teknologi “Mileage Extended Range Technology” yang mampu menempuh jarak hingga 1000 Kilometer.

Saat ini DFSK masih menggodok apakah Glory E3 akan dimasukan ke Indonesia. Pada ajang GIIAS 2019 DFSK juga mengaku sedang menjajaki untuk menjadikan Indonesia sebagai basis produksi mobil listrik untuk Asia Tenggara.

Hino

Tidak hanya mobil penumpang tetapi mobil komersil seperti Hino yang diwakili PT Hino Motor Sales Indonesia juga mengikuti IEMS 2019 dan akan memboyong Hino Dutro Hybrid. Truk yang pertama kali diperkenalkan pada GIIAS 2019 memiliki mesin 4 silinder turbodiesel yang mampu menghasilkan 148 dk dan torsi sebesar 411,8 Nm. Sistem hybrid Hino diklaim mampu menghemat bahan bakar hingga 13,6 km/liter. 

Jaguar

HyperFocal: 0

Pabrikan mobil mewah asal Inggris Jaguar yang diwakili PT Wahana Auto Ekamarga sebagai APM Jaguar Land Rover di Indonesia juga mengikuti IEMS 2019. Sayangnya Jaguar tidak membawa mobil listrik maupun hybrid namun pada standnya Jaguar sudah menyiapkan sistem VR. Nah untuk detailnya pihak Jaguar masih merahasiakan dan mengajak para pengunjung untuk mencoba sistem ini.

Mercedes-Benz

Walaupun PT Mercedes-Benz Distribution Indonesia sebagai APM Mercedes-Benz tidak mengikuti IEMS 2019. Merek Mercedes-Benz diwakilkan oleh salah satu dealernya yang akan membawa E 300 e EQ  Power yang merupakan sedan Plug-in Hybrid. 

Sedan mewah ini dilengkapi dengan dua dapur pacu yaitu mesin bensin 2.000 cc turbocharged yang mampu menghasilkan 211 hp dan torsi 350 Nm yang lalu dipadu dengan modul hybrid bertenaga listrik yang menghasilkan 122 hp dan torsi 440 Nm. 

Untuk jarak tempuh dalam mode listrik E 300 e EQ Power dapat berjalan hingga 49 kilometer dengan motor listrik 13,5 kWh. Pengisian baterai dari 10 ke 100 persen dapat dilakukan kurang dari dua jam menggunakan charger 7,4 kW, atau kurang dari empat jam saat menggunakan soket rumah standar. Terakhir sedan ini telah dijual dengan harga Rp 1,899 miliar off the road Jakarta. 

Mitsubishi

Pihak PT Krama Yudha Tiga Berlian Motors sebagai APM Mitsubishi Indonesia rupanya masih malu-malu untuk membuka kendaraan yang akan dipajang di IEMS 2019. Namun Mitsubishi diketahui sudah memiliki line up elektrifikasi dalam bentuk Mitsubishi Outlander PHEV. 

Outlander PHEV memiliki motor listrik berdaya 60kW untuk motor depan dan 70 kW untuk motor belakang dan baterai berkapasitas 13,8 kWh. Daya sebesar itu memiliki daya jelajah sepanjang 55 km yang cocok untuk pemakaian sehari-hari. Untuk pemakaian jarak jauh, mesin hybridnya memiliki daya jelajah 600 km dengan kombinasi mesin konvensional.

SUV ini sendiri telah dijual dengan harga Rp 1,2 miliar on the road Jakarta dan secara resmi diperkenalkan ke publik pada ajang GIIAS 2019. Selain Outlander PHEV Mitsubishi juga bisa membawa mobil listrik i-MiEV yang pernah didonasikan ke Kementerian Perindustrian sebanyak 2 unit. 

Citycar ini dilengkapi dengan 1 motor elektrik dengan tenaga 63 dk dan torsi sebesar 180 Nm dan diklaim memiliki jarak tempuh hingga 160 km. Mobil yang diproduksi sejak tahun 2009 ini sudah diproduksi sebanyak 50.000 unit. 

Nissan

Nissan yang memiliki mobil listrik terlaris sedunia juga ikut meramaikan ajang IEMS. Seperti pabrikan lainnya, Nissan juga tidak berbicara banyak mengenai produk yang akan ditampilkan pada ajang IEMS. 

Namun sebelumnya Nissan telah memamerkan mobil listrik Nissan Leaf yang merupakan mobil listrik terlaris di dunia. Leaf menggunakan satu motor listrik yang menghasilkan tenaga 148 dk dan torsi sebesar 320 Nm. Leaf sendiri sudah beberapa kali dipamerkan Nissan termasuk di GIIAS 2019. Namun sampai saat ini Nissan masih tutup mulut untuk rencana memasarkan Leaf di Indonesia

Mobil kedua yang mungkin akan muncul di IEMS adalah Note e-Power yang sudah diperkenalkan ke Indonesia sejak tahun 2017. Mobil hybrid ini menggunakan mesin 4 silinder 1.200 cc yang menghasilkan 108 dk dan torsi sebesar 254 Nm. Walaupun model ini cukup diterima dengan baik, sayangnya perpajakan mobil hybrid di Indonesia membuat Nissan enggan menjual mobil ini di Indonesia. 

PPMKI / Mobilijo.com

Tidak hanya pabrikan namun komunitas Perhimpunan Penggemar Mobil Kuno Indonesia juga mengikuti ajang IEMS 2019. Mungkin anda bertanya apa hubungannya mobil klasik dengan mobil klasik. Rupanya sebagai bentuk dukungan kepada Pemerintah lewat peraturan mobil listrik. PPMKI bekerja sama dengan Mobilijo.com akan memamerkan mobil klasik yang telah dikonversi menjadi mobil listrik. 

Tepatnya 2 kendaraan yaitu Citroen Mehari dan VW Beetle atau Kodok serta 1 motor gede berjenis Chopper akan dipamerkan di IEMS 2019. Seluruh kendaraan ini dikonversi dan dirancang di Indonesia sehingga memberi kesempatan bagi mobil klasik untuk mencicipi teknologi listrik yang sesuai dengan misi PPMKI untuk melestarikan mobil klasik di Indonesia. Para pengunjung pun dapat berkonsultasi langsung dengan perwakilan Mobilijo.com untuk konversi kendaraan bahan bakar menjadi mobil listrik. 

Toyota

Sebagai salah satu pemain utama di pasar mobil Indonesia, Toyota hadir pada IEMS 2019 membawa tidak kurang dari 4 mobil. Sayangnya Toyota enggan memberitahu mobil apa yang dipajang namun berkaca pada GIIAS 2019 dimana Toyota mengandalkan teknologi hybrid mobil-mobil ini mungkin hadir pada IEMS 2019. 

Yang pertama adalah C-HR Hybrid yang menggunakan engine 2ZR-FXE bertenaga 100 PS yang dikombinasi motor listrik bertenaga 36 PS. Sebagai kendaraan elektrifikasi ramah lingkungan, konsumsi bahan bakar C-HR Hybrid lebih efisien 62% dibandingkan varian konvensional sehingga emisi CO2-nya juga lebih rendah sekitar 60%. Hybrid tersebut dilengkapi dengan electric vehicle mode yang membuat baterai menggerakkan mobil sedangkan mesin konvensional tidak bekerja sama sekali. Mobil ini dijual mulai dari Rp 523 juta on the road Jakarta. 

Selanjutnya adalah Camry Hybrid yang dilengkapi dengan mesin 4 silinder 2.500 cc yang mampu menghasilkan 181 dk dan torsi sebesar 234 Nm. Mesin ini dipadu dengan motor listrik yang menghasilkan torsi tambahan sebesar 202 Nm. Selain tenaga yang lebih besar mobil ini juga memiliki fitur lebih. Toyota membanderol Camry Hybrid seharga Rp 806,6 juta on the road Jakarta. 

Masuk ke segmen MPV mewah, Toyota juga memiliki mobil Hybrid dalam bentuk Alphard Hybrid e-Four yang juga dilengkapi mesin 4 silinder 2.500 cc yang sama dengan Camry Hybrid. Layaknya Camry mobil ini sudah dijual dengan harga Rp 963 juta on the road Jakarta.

Terakhir adalah mobil yang menjadi ikon hybrid yaitu Prius. Toyota sendiri tercatat pertama kali membawa Prius dalam bentuk generasi pertama di Indonesia pada tahun 2000 saat pameran Gaikindo Auto Expo. 

Mobil yang kini sudah memasuki generasi keempat ini menggunakan mesin 4 silinder 1.800 cc yang menghasilkan 95 dk dan torsi sebesar 142 Nm. Mesin ini dibantu 1 mobil listrik dengan tenaga tambahan 69 dk. Hal ini membuat Prius menjadi mobil yang efisien namun memiliki tenaga yang responsif. 

Toyota sendiri pernah membawa 3 varian di ajang GIIAS 2019, yaitu Prius standar, Prius PHEV dan Prius PHEV GR Sport. Kemungkinan besar salah satu varian mobil ini akan diboyong ke IEMS 2019. Sampai saat ini Toyota belum memastikan akan menjual Prius secara resmi atau tidak namun Perpres No. 55 tahun 2019 tentang mobil listrik mungkin akan merubah hal tersebut. 

Wuling

Terakhir terdapat Wuling Motors yang menjadi pendobrak pasar Indonesia, pada ajang IEMS 2019 Wuling akan memajang E100 dan E200, tidak hanya itu Wuling juga telah menyediakan arena test drive bagi pengunjung yang tertarik. 

Baik E100 dan E200 dilengkapi dengan 1 motor listrik yang mampu menghasilkan 40 dk dan torsi sebesar 110 Nm. Mobil ini mampu berjalan hingga 100 km/jam dan memiliki jarak tempuh hingga 250 km. Perbedaan utama E100 dan E200 terletak pada fiturnya dimana E200 memilki kabin yang lebih senyap serta fitur Intelligent Auto Driving dimana mobil bisa mendatangi pemiliknya dengan menggunakan smartphone.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.