Honda Fastival 2, Lebih Kentara Aspek Car Culture!

PT. Honda Prospect Motor (HPM) selaku ATPM Honda kembali mengadakan acara apresiasi pemilik kendaraan bermotor Honda, Honda Fastival 2. Lebih kentara aspek car culture menjadi salah satu branding acara tanggal 24 November 2019 di Hall D2 JIEXpo Kemayoran tersebut. Lantas bagaimana car culture menjadi sebuah branding ATPM?

Di Indonesia lini produk Honda sangat kentara dengan modifikasi mobil bahkan Honda termasuk mobil yang tidak begitu mengenal istilah “retro”. Artinya tidak peduli usia mobil Honda tersebut, tetap saja banyak diminati konsumennya termasuk modifikasi dan masih terkesan kontemporer. Mobil modifikasi bukan hanya menjadi mobil display, tetapi juga sebagai bagian dari kegiatan interaktif seperti photobooth dengan Honda HR-V.

Memelihara mobil klasik atau retro bisa mengarah kepada aspek branding, seperti yang terlihat di sepanjang selasar indoor Hall D2 JIExpo Kemayoran. Oleh karena itu penyelenggara merangkul pemilik mobil klasik atau retro Honda dengan kondisi mulus untuk mendisplay mobilnya. Mobil klasik atau retro tersebut dipajang untuk menunjukkan sejarah perjalanan 2 model terpopuler Honda yakni Civic dan Accord.

Semenjak motorsport merupakan “roh” Honda di Indonesia, tidak lengkap jika tidak ada sarana untuk memacu kendaraan yang telah dimodifikasi. Oleh karena itu kompetisi time attack di jalan lurus sepanjang 100m dan kompetisi slalom merupakan bagian dari konten acara. Semenjak Honda, bukan hanya performa tetapi juga suara mesin yang kerap menjadi daya tarik penonton.

“Acara ini merupakan apresiasi bagi para pecinta dan komunitas Honda yang merupakan konsumen loyal kami.” ujar Takehiro Watanabe, Presiden Direktur PT. HPM. “Dirancang sesuai dengan karakter mobil Honda yang sporty, sangat stylish untuk dimodifikasi, dan memiliki karakter khas yang tak lekang zaman.” tambah Yusak Billy, Business Innovation and Marketing & Sales Director PT. HPM.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.