Hasil Euro NCAP Suzuki Jimny: Sebaiknya Lebih Berhati-hati!

Jakarta Custom Culture 2018 Jakarta Custom Culture

Kemunculan Suzuki Jimny terbaru memang menggemparkan dunia termasuk Indonesia. Bagaimana tidak, begitu kemunculannya di Jepang langsung menjadi banyak bahan pembicaraan bagi banyak antusias otomotif hingga di Jepang sendiri indennya sudah penuh. Di Indonesia, mobil ini memiliki tingkat hype yang tinggi di media sosial bahkan selama Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) digelar, Jimny hampir tidak pernah sepi orang untuk mendekat.

Dibalik euforianya yang begitu tinggi, sayangnya tidak sampai pada hasil crash test Euro NCAP 2018. Pasalnya hasil tes benturan Euro NCAP, Suzuki Jimny 1500cc sebagai mobil tes, hanya mendapat bintang 3 dalam arti proteksi orang di dalam mobil rata-rata baik namun minim teknologi pencegahan benturan. Apa yang membuat Jimny mendapat bintang 3?

Untuk penumpang dewasa, mobil ini mendapat rating 73%. Ketika mensimulasikan bertabrakan dengan mobil lain dengan kecepatan 64 km/jam, secara keseluruhan proteksi terhadap pengemudi marginal untuk pengemudi karena airbag yang kurang cukup untuk mencegah terbentur setir dan struktur dasbor serta panel instrumen meningkatkan resiko cederanya. Selain itu untuk tabrakan full-width seperti menabrak tembok dengan kecepatan 50 km/jam, proteksi terhadap penumpang belakang tergolong lemah terutama kepala sedangkan pengemudi cukup baik.

Untuk penumpang anak-anak, mobil ini mendapat rating 84% cukup banyak child seat yang instalasinya kompatibel dengan jok belakang. Selain itu airbag penumpang depan bisa dimatikan agar child seat bisa dipasang menghadap ke belakang. Proteksi terhadap bagian bodi dinilai bagus kecuali leher yang dinilai memadai.

Dampak pada pejalan kaki ketika benturan mendapat rating 52%. Resiko cederanya cukup rendah namun pilar A-nya yang kaku meningkatkan resiko cedera. Bumper Jimny mampu mereduksi cedera pada kaki namun reduksi cedera pada panggul kurang bagus. Sistem Autonomous Emergency Braking (AEB) pada Suzuki Jimny juga tidak mampu bereaksi menghadapi pengguna jalan dengan pergerakan lebih cepat seperti pesepeda yang merupakan standar terbaru pengetesan Euro NCAP.

Fitur bantuan keselamatan Jimny berada pada rating 50% dan kekuatan utamanya adalah adanya seatbelt reminder sebagai standar serta sistem AEB yang bekerja memadai ketika berada di kecepatan jalan tol. Namun lane support-nya minus emergency lane keeping dan minus lane keep assist serta human machine interface tidak begitu bekerja sesuai standar tinggi.

Mudah-mudahan Suzuki lebih membenahi fitur safety kedepannya untuk Jimny