Ferdinand Piech Mantan Bos VW Meninggal Pada Usia 82 Tahun

Salah satu nama besar dunia otomotif telah berpulang pada usia 82 tahun yaitu Ferdinand Piech. Cucu dari Ferdinand Porsche ini pernah menjadi ketua direksi VW dan melahirkan mobil-mobil legendaris. 

Lahir pada 17 April 1937, Piech merupakan anak dari Louise Porsche anak Ferdinand Porsche yang menikah dengan pengacara bernama Anton Piech. Seperti kakeknya, Piech mengenyam pendidikan sebagai insinyur dan lulus pada tahun 1962 dengan membuat thesis mesin Formula 1. 

Tahun 1963 Piech bergabung dengan Porsche dan mengepalai perkembangan mobil balap 906 dan membantu perkembangan sportscar legendaris 911. Namun karya terbesar PIech adalah pengembangan mobil balap 917 yang kemudian memenangkan Le Mans beberapa kali dan digunakan oleh Steve McQueen dalam film Le Mans. 

Pada tahun 1971 Piech keluar dari Porsche karena perintah dari pamannya Ferry Porsche yang mendikte bahwa tidak boleh ada keturunan keluarga Porsche yang bekerja di Porsche untuk menghindari konflik. 

Akhirnya pada tahun 1972, Piech bergabung ke Audi dan berperan penting dalam kelahiran Audi 100. Selain itu Piech juga mendukung kelahiran Audi quattro yang kemudian mengubah wajah rally karena penggunaan sistem penggerak 4 roda. 

Pada tahun 1993 dia diangkat menjadi ketua dewan Volkswagen AG, pada pengangkatannya kondisi VW berada diambang kebangkrutan dalam waktu 3 bulan. Untuk mengatasi ini Piech melakukan 3 perubahan utama yaitu memaksimalkan produksi pabrik, memperbaiki kualitas produk serta berekspansi ke kelas lainnya. 

Hasilnya keuntungan VW Group naik dan bahkan Piech mulai memborong merek-merek legendaris. Selama tahun 90an dia memborong Skoda, Lamborghini, Bugatti, Rolls-Royce dan Bentley serta Scania. Semua merek ini menjadi subur ditangan Piech kecuali Rolls-Royce yang dijual ke BMW karena Piech lebih menyukai Bentley. 

Namun Piech juga mengalami beberapa kali kegagalan contoh sedan mewah VW Phaeton yang dibuat atas respon merek mewah seperti BMW dan Mercedes-Benz yang masuk ke pasar sedan kompak. Karena image VW sebagai mobil rakyat, maka Phaeton kurang diterima pasar walaupun dilengkapi dengan berbagai fitur canggih. 

Pada akhir 90an Piech juga ingin membuktikan kemampuan para insinyur VW Group dan membuat Bugatti Veyron. Atas permintaan Piech Veyron menggunakan mesin W16 dengan 4 turbo dan 10 radiator. Hasilnya Bugatti sukses menjadi mobil pertama yang menembus 400 km/jam. 

Masuk ke tahun 2002 Piech pensiun dari manajemen VW sesuai dengan aturan batas usia perusahaan namun masih menjabat ketua dewan penasehat VW dan masih memberikan input untuk proyek pribadi seperi VW XL1, mobil yang memiliki konsumsi bahan bakar 0,9 liter per 100 km. 

Karir Piech berakhir pada tahun 2015 ketika politik internal dengan CEO VW saat itu memaksa Piech untuk mengundurkan diri dari perusahaan yang dia besarkan. Piech sendiri meninggal pada Minggu 24 Agustus setelah dilaporkan pingsan ketika sedang menyantap makan malam bersama istrinya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.