CX-5 Turbo dan Transmisi Manual, Langkah Berani Mazda!

Dari sekian manufaktur Jepang, Mazda termasuk manufaktur paling berani dalam memasarkan mobil. Keberanian Mazda dalam memasarkan mobilnya setidaknya terdapat 2 langkah berani dalam mengupdate Mazda CX-5 untuk pasar Jepang.

Keberanian pertama adalah memasarkan CX-5 SKYACTIV-G 2500cc turbo. Kapasitas sebesar itu masih dipasang mesin turbo, padahal sekarang ini lazimnya turbo dipasang untuk mengkompensasi tenaga dari kapasitas mesin yang diciutkan. Dengan tenaga 230ps, Mazda berani menyaingi kompetitor terdekatnya Honda CR-V yang sama-sama bermesin turbo namun dengan kapasitas dan tenaga lebih kecil.

Keberanian kedua adalah memasarkan CX-5 SKYACTIV-D 2200cc Diesel turbo bertransmisi manual konvensional. Ditengah tingginya permintaan mobil bertransmisi otomatis di Jepang, Mazda justru melawan arus dengan memasarkan CX-5 bertransmisi manual konvensional. Ditambah lagi transmisi manual tersebut dipasang di SUV premium yang rata-rata marketnya lebih besar di transmisi otomatis.

Tentu saja Mazda memiliki alasan tersendiri mengapa berani memasarkan SUV bertransmisi manual konvensional. Alasannya antara lain menyuguhkan kesenangan kontrol yang lebih besar dari sebuah SUV. Itupun tidak hanya CX-5 tetapi juga Atenza atau Mazda6 dimana mobil seperti marketnya juga lebih besar di transmisi otomatis.

Akankah langkah berani Mazda ini efektif memenangkan pasar atau paling tidak bertahan?

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.