Cabo de Flores : Adventouring Pesona Indonesia ala  Bimmerbenz-Indonesia

Komunitas pemakai mobil Mercedes-Benz dan BMW Bimmerbenz-Indonesia (BBI) yang terkenal akan touring jarak jauhnya kini bersiap menggelar touring jarak jauh kedua pada tahun 2019 yaitu Cabo de Flores. Sesuai namanya touring yang akan digelar dari tanggal 11 hingga 20 Agustus 2019 ini akan mengambil tempat dari Labuan Bajo – Dili – Labuan Bajo atau Jalur Merah Putih

Pemilihan Jalur Merah Putih ini pun bukan tanpa alasan, menurut pentolan BimmerBenz-Indonesia Pae Bowo. BBI berniat menunjukan pesona  Indonesia Timur yang banyak orang awam belum tahu. Selain menawarkan keindahan, Jalur Merah Putih terdapat jalan-jalan yang tangguh sehingga memberikan pertualangan sekaligus tantangan  bagi pesertanya.

Dengan start di Labuan Bajo, touring ini akan melewati beberapa daerah seperti Ruteng, Ende tempat diasingkannya Bung Karno oleh Belanda, Maumere, Larantuka, Kupang dimana terdapat gong perdamaian dan menuju Dili diharapkan saat Momen Kemerdekaan RI 17 Agustus

Sedangkan untuk rute pulang menuju Labuan Bajo, rombongan akan melewati jalur pinggir pantai seperti Bukit Nilo, Lape, Teluk Maumere serta Reo sebelum kembali ketitik awal Labuan Bajo, sepanjang jalan para peserta bisa menikmati indahnya Pulau Nusa Tenggara.

Target utama dalam Cabo de Flores, Jalur Merah Putih ini adalah mengibarkan bendera Merah Putih di KBRI Dili. Tidak lupa bagi peserta beragama Islam, rencananya rombongan juga akan melakukan ibadah Shalat Idul Adha di salah satu kabupaten yang dilalui.

Selain touring, BBI tetap melakukan kegiatan Baksos. Salah satunya adalah memberikan bantuan peralatan MCK langsung kepada daerah-daerah yang disinggahi. Rupanya ada alasan khusus kenapa BBI memberikan bantuan ini.

Menurut Pae Bowo, BBI ingin memberikan bantuan yang dapat bertahan lama, apalagi daerah Nusa Tenggara kerap mengalami kesulitan air. Dan terakhir adalah BBI percaya dengan memperbaiki fasilitas MCK maka potensi turis baik lokal maupun internasional untuk berkunjung menjadi lebih besar dan membawa penghasilan bagi penduduk setempat.

Mengenai mobil-mobil yang digunakan, mungkin orang-orang berfikir bahwa Touring harus menggunakan jip tangguh nan mahal. Namun Pae Bowo mengatakan hampir seluruh peserta menggunakan mobil-mobil sedan biasa seperti Mercedes-Benz dan BMW lama walaupun ada juga peserta yang membawa mobil baru gres dari showroom. Bahkan salah satu peserta tamu Cabo de Flores datang dari komunitas diluar kedua merek tersebut.

Walaupun mobil lama, seluruh mobil peserta wajib mengikuti tahapan Scrutineering ala Adventouring untuk mencegah terjadinya hal yang tidak diinginkan. Selain itu beberapa modifikasi seperti meninggikan mobil atau memasang roof rack dilakukan peserta.

Salah satu peserta telah mengkonfirmasi membawa BMW E30 3 Series yang dimodifikasi oleh Hartge! Mobil yang diberikan julukan Harjito ini kini tengah melakukan test drive. Uniknya test drive mobil ini adalah perjalanan menuju titik 0 KM di Sabang! Ingin tahu profil pemilik dan mobil yang unik ini. Tunggu liputannya di Autodigest!

Baca Juga:

Ini Dia Logo Baru Komunitas Bimmerbenz-Indonesia, Apa Maknanya?

Bimmerbenz Legend Festival: Semangat Satu Aspal Berjuta Saudara

1 COMMENT

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.