C-HR, Raja SUV di Jepang 2 Tahun Berturut-turut!

Kehadirannya di Indonesia dirasa terlalu mahal, penjualan C-HR di Jepang justru jadi raja SUV selama 2 tahun berturut-turut. Hal itu terlihat dari data terbaru penjualan bulan Desember 2018 dan Januari hingga Desember 2018 oleh Japan Automobile Dealers Asssociation. Dari bulan ke bulan sepanjang tahun 2018, belum ada SUV yang mengalahkan penjualan C-HR di Jepang.

Di Jepang sendiri C-HR memang termahal di kelasnya namun harganya tidak sampai setara dengan Honda CR-V atau Mazda CX-5 seperti di Indonesia. C-HR sendiri dari segi kelas sejatinya lebih ke Honda Vezel (HR-V) atau Mazda CX-3 dengan harga kisaran 2.000.000 Yen. Selain itu spek C-HR versi Jepang juga berbeda dengan pasar Indonesia dan itu bisa dibilang menggiurkan.

Di Jepang C-HR tersedia varian mesin 1200cc turbo dan 1800cc hybrid, sedangkan di Indonesia hanya tersedia 1800cc non-hybrid. Varian C-HR di Jepang juga lebih lengkap seperti varian “LED Package” atau lampu LED. Aksesoris C-HR yang begitu variatif dan juga lengkap membuatnya lebih banyak peminat.

Spek dan kelengkapan seperti itu jika tersemat bisa dibilang akan lebih kompetitif untuk pasar Indonesia. Seperti misalnya mesin hybrid yang nantinya akan ada harmonisasi pajak LCEV atau 1200cc turbo karena pengaruh di pajak kapasitas mesin. Untuk lampu LED, setidaknya mencuatkan kesan premium di kelasnya mengingat kompetitornya sudah banyak yang pakai lampu LED.

Hanya saja yang kemungkinan menjadi persoalan adalah kebijakan perakitan mengingat C-HR yang masuk ATPM diimpor dari Thailand. Pasalnya C-HR yang dirakit di Thailand mau tidak mau pakai mesin 2ZR-FBE dan diekspor ke Indonesia, Malaysia, dan Brunei. Selain itu untuk mesin turbo, pihak dealer juga perlu mengingatkan pelanggan terutama bahan bakarnya.

1 COMMENT

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.