Blancpain GT World Challenge Asia Ronde ke-5: T2 Motorsport Kurang Beruntung, Santoso Juara Lagi

Sirkus Blancpain GT World Challenge Asia kini beralih menuju Yeongnam Korea Selatan untuk ronde ke-5. Sayangnya nasib buruk melanda tim asal Indonesia T2 Motorsport. Di satu sisi, pembalap Indonesia Setiawan Santoso berhasil meraih podium lagi. 

Masalah pertama datang ketika sesi latihan dimana suhu sirkuit mencapai 35 derajat Celsius membuat Ferrari 488 GT3 andalan T2 Motorsport memiliki kerusakan teknis di bagian intercooler. Karena parts ini termasuk yang jarang rusak maka tim tidak memiliki cadangan sehingga harus menunggu pengiriman parts dari luar negeri. 

Akhirnya David Tjipto dan Rio Haryanto tidak bisa mengikuti sesi free practice yang menjadi batu sandungan apalagi sirkuit ini termasuk baru bagi keduanya. Rio mengaku dia harus menghafal sirkuit dari video dan simulasi. 

Karena itu pada saat sesi kualifikasi, tim T2 tidak mendapat hasil yang diinginkan. Pada kualifikasi pertama dengan David Tjipto berhasil mencatat 2:14:055 sehingga masuk posisi ke 15. Pada saat giliran Rio di kualifikasi kedua berhasil mencatat waktu yang lebih baik yaitu 2:11:52 tapi sayangnya harus puas start di posisi akhir karena waktu pembalap pro yang kompetitif. 

Sementara itu pada kelas GT4 pembalap asal Indonesia Setiawan Santoso mengejutkan grid Blancpain karena mencatat waktu tercepat untuk kelas GT4 yaitu 2:22:71 mengalahkan BMW Team Studie yang biasa menggondol pole position. Akhirnya Santoso mendapatkan pole untuk Race 2. 

Pada Race 1 Blancpain bencana kembali menghantam T2 Motorsport karena transmisi Ferrari 488 GT3 yang dikemudikan David Tjipto rusak pada lap ke-18 sehingga harus mengundurkan diri. Namun sukses diraih Santoso dan rekan setimnya Ringo Chong dengan menjuarai kelas GT4. 

Setelah semalaman memperbaiki mobil. Tim T2 siap menghadapi Race 2, walaupun start dari posisi buntut, Rio Haryanto mampu menaikan posisi mobil dan ketika penggantian driver David Tjipto juga mampu mempertahankan posisi. Akhirnya T2 Motorsport mampu finish di posisi ke-13 keseluruhan dan posisi ke-6 dikelasnya. 

Sementara itu penalti karena melanggar batas kecepatan membuat Setiawan Santoso dan Ringo Chong harus finish di posisi buncit. Kekalahan ini membuat tim asal Jepang BMW Team Studie berhasil menggondol kejuaraan driver GT4. 

Blancpain sendiri akan menuju ke Shanghai International Circuit di Tiongkok pada 27-29 September 2019. Mampukah T2 Motorsport bangkit dari keterpurukan di Yeongnam? Sebagai pengingat Blancpain GT World Challenge Asia dapat dilihat secara cuma-cuma di kanal Youtube SRO dan juga melalui siaran tv berbayar yaitu Fox Sports Asia.

Baca Juga:

Terkena Penalti, Tim T2 Motorsports Gagal Meraih dalam Balap Kedua Blancpain GT Asia

Hadapi Balapan Blancpain di Thailand, Inilah Persiapan Tim T2 Motorsport

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.