BCMS 2019, Dukungan dari Berbagai Kota

Di tengah malam yang gelap, sebuah kesibukan terjadi di sebuah rumah di kawasan Menteng, Jakarta Selatan, kemarin. Suara truk dan suara orang-orang terdengar saling susul. Tak lama kemudian, truk keluar rumah membawa sebuah kendaraan yang digendong. Ini bukan kisah penyelundupan kendaraan seperti yang gaduh beberapa waktu silam, melainkan keberangkatan Chevrolet Super Deluxe Cabrio 1941 milik Anton Suleiman, kolektor Jakarta, menuju Bali.
Chevrolet yang pernah digunakan Bung Karno itu menjadi salah satu bintang pada pameran Bali Classic Motor Show (BCMS) 2019, yang digelar di Lotus Pond Garuda Wisnu Kencana (GWK) Cultural Park, Badung, pada 28 Desember hingga 5 Januari 2020. Selain nilai historis, kendaraan ini punya cerita tersendiri bagi Anton. “Ditemukan dalam kondisi memprihatinkan. Bodi penuh karat dan tidak utuh, tinggal sepotong-sepotong,” kata Anton mengenang.
Dengan tekun, potongan-potongan bodi disambung. Part dicari sampai ke Amerika, sebagian yang tidak ditemukan dibuat di dalam negeri. Aksesori seperti gril, spion, perlengkapan interior dibelikan baru, sebagian direparasi. Kini kondisinya berhasil dikembalikan seperkasa ketika digunakan Bung Karno saat bertugas sebagai Presiden RI yang pertama. Setelah jadi, untuk pertama kalinya kendaraan ini pergi jauh sampai ke Bali.
Selain Chevrolet Super Deluxe Cabrio 1941, sejumlah kolektor dari berbagai kota di Indonesia memberi dukungan serupa. Ada Mercedes-Benz W115 station wagon dan Mercedes-Benz W123 yang kondisinya kinyis-kinyis, yang diklaim 90% catnya masih orisinil dan dalam kondisi bagus, ikut didatangkan dari Ibu Kota. Dari Jakarta juga didatangkan Mini.
Dari Jogjakarta, BCMS 2019 diwarnai koleksi milik kolektor dari Kota Gudeg. Wiwit dari Kandang Badhak Jogjakarta, membawa Chevrolet Corvair. Andi K membawa Studebaker 1950 bergaya custom. Saiful mengirim Belvedere dan Ford Galaxy untuk memeriahkan pameran paling akbar sepanjang masa di Bali.
Dari Surabaya, bintang tamu yang bernilai adalah Yanka (baca: Chaika) 1959. Yanka Presidential Limousine ini merupakan pemberian Presiden Rusia Nikita Khrushchev, pemimpin Uni Soviet 1953-1964. Yanka merupakan satu dari 7 mobil eks Bung Karno–sebagian lainnya adalah mobil eks Sekretariat Negara, bukan mobil kenegaraan, tapi dipakai Bung Karno untuk rumah tangga–yang dimiliki Budi Santoso, kolektor asal Malang yang bermukim di Surabaya.
Selain mobil klasik, kolektor asal Surabaya juga mengirim sepeda motor buatan tahun 1950-1960-an. Sepeda motor yang didatangkan dari Jawa ini akan berebut perhatian pengunjung bersama sepeda motor koleksi kolektor Bali, dan juga bersama seluruh mobil dan sepeda motor yang berjumlah 160 unit.
Terima kasih atas dukungan untuk BCMS 2019!
Chevrolet Super Deluxe Cabrio 1941 saat digunakan Bung Karno di Medan 1952
Mercedes-Benz W115 station wagon, didatangkan dari Jakarta
Mercedes-Benz W123 dari Jakarta, kondisi 90% orisinil
Mini dari Jakarta
Chevrolet Corvair dari Jogjakarta
Studebaker 1950 dari Jogjakarta
Belvedere dari Jogjakarta
Ford Galaxy dari Jogjakarta
Sebagian koleksi sepeda motor didatangkan dari Surabaya

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.