Bali Classic Motor Show 2, Mobil dan Motor Tua Menyumbang Devisa

Selubung hitam itu dibuka secara perlahan, menguak isi di baliknya: Chevrolet Belair 1957 berkelir hitam yang menjadi “the car of the show”. Seketika itu juga terdengar tepuk tangan meriah dari seluruh undangan yang hadir. “Saya berbangga hati bisa hadir membuka acara ini. Ikut melihat mobil-mobil dan sepeda motor langka yang masih dirawat dengan baik,” ujar Kapolda Bali Irjen Pol Dr Drs Petrus Reinhard Golose, MM saat membuka pameran Bali Classic Motor Show 2 di Lotte Mart, Denpasar, 14 Agustus 2017. Pameran yang diselenggarakan oleh PPMKI Bali itu sendiri berlangsung hingga 23 Agustus 2017.

Usai membuka pameran, Kapolda berkeliling melihat sekitar 60 mobil dan 20 sepeda motor yang dipamerkan, didampingi antara lain oleh Ketua Panitia Agus Mahendra Pendit, Pembina PPMKI Pusat Suprihadi dan Anton Suleiman, Pembina PPMKI Bali Jos Dharmawan, Ketua Umum PPMKI Ronny Arifudin dan Ketua PPMKI Bali dr Mahayasa.

Kapolda sempat melongok kabin mobil eks Soekarno Dodge Limousine 1946, Mercedes-Benz Pre War 1937 serta mobil-mobil Pre War dan Amerika lainnya yang dipamerkan seperti Cadillac Fleetwood buatan tahun 1960an. “Kondisinya masih sangat baik. Ini menjadi daya tarik bagi turis,” kata Kapolda.

Agus Mahendra Pendit mengatakan bahwa pameran ini memberikan wawasan kepada warga masyarakat mengenai keberadaan dan perjalanan mobil dan sepeda motor di Indonesia. “Masyarakat bisa melihat langsung bahwa kendaraan sudah ada sejak lama di Indonesia,” ujarnya.

Menurut Jos Dharmawan, pameran ini menjadi agenda pariwisata Bali. Melalui penyelenggaraan yang dilakukan secara rutin dan kualitas yang terus ditingkatkan, pameran ini diharapkan dapat menyokong pariwisata Bali. “Tidak cuma alam dan budaya, tapi otomotif juga bisa ikut menyumbang devisa,” ujar Jos.