Ares Panther: Kembalinya Legenda Berbasis Lamborghini Huracan

Masih ingat kasus penyelundupan mobil dari Singapura beberapa bulan lalu? Salah satu kendaraan yang diselundupkan adalah DeTomaso Pantera yang disebutkan sebagai Ford Mustang. Kini perusahaan asal Italia Ares membangkitkan supercar tahun 70an tersebut dengan basis Lamborghini Huracan

Otak dari proyek ini adalah perusahaan Italia bernama Ares Atelier milik mantan bos Lotus Dany Bahar. Ares berniat mengembalikan era kejayaan karoseri dan menawarkan alternatif karoseri yang lebih murah dibanding lewat pabrikan atau rumah desain ternama.

Untuk proyek pertamanya, Ares ingin membangkitkan nama Pantera lewat Project Panther. Supercar era 70an bermesin Ford buatan DeTomaso yang kini sudah tiada. Untuk membangun Panther ini, Ares mengambil basis Lamborghini Huracan.

Hampir seluruh bodi Lamborghini Huracan diganti kecuali beberapa bagian seperti pilar atap dan kaca agar memenuhi standar keamanan. Namun bodi modern Huracan telah diganti dengan bodi mengotak ala 70an yang seluruhnya terbuat dari carbon fiber.

Bagian depan juga dibuat lancip dan uniknya Ares Panther mengadopsi lampu depan LED pop up yang bisa dibuka-tutup layaknya Panther asli. Lampu seperti ini sudah ditinggalkan karena dapat membahayakan pejalan kaki apabila tertabrak. Namun Ares ingin memberikan Panther baru ini tampang unik.

Mesin Panther ini masih menggunakan milik Lamborghini Huracan yaitu 5.200 cc V10 N/A. Ares memberikan beberapa modifikasi seperti ECU yang telah diremap serta knalpot baru. Hasilnya mesin V10 ini kini mengeluarkan 641 dk dan torsi sebesar 600 Nm.

Tenaga mesin ini disalurkan melalui transmisi double clutch 7 kecepatan menuju keempat roda mobil ini. Ares Panther dapat melaju dari 0-100 km/jam hanya dalam 3,2 detik saja menuju top speed 325 km/jam.

Pada bagian dalam mobil, penumpang akan disambut dengan interior Huracan standar. Namun Ares mengatakan bahwa bagian dalam mobil dapat dikustomisasi sesuai keinginan pelanggan. Untuk mobil ini, joknya telah dilapisi kulit Nappa yang mewah dengan jahitan merah yang kontras.

Ares menyatakan akan mulai mengantarkan mobil ke pelanggan pada bulan Mei dan Ares Pantera akan dibatasi jumlahnya. Panther modern ini dibanderol seharga 615 ribu Euro atau hampir Rp 10 miliar.

Nah pembaca pilih yang mana? Desain DeTomaso asli atau versi modern buatan Ares?

Baca Juga:

Lamborghini Miura, Tertambat di Pacific Place

Lamborghini Aventador 2019, Siapa Pembelinya?

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.