Adventouring Smile Borneo 2018, Wisata dengan Peta Gelap

Perjalanan Adventouring Smile Borneo usai saat 10 unit BMW dan Mercedes-Benz melewati Gerbang Finish di kantor Walikota Banjarmasin, kemarin.

Perjalanan dilalui dengan zero accident dan 2 unit gugur di Desa Batu Angker, Kalimantan Barat. Kendaraan tersebut adalah ML 320 B5QQ dari Jakarta karena masalah elektronik dan W124 AB124 dari Bandung karena mall function panel indicator.

Masalah ini mengakibatkan pengemudi terlambat mengetahui mesin overheat di Desa Waraw, perbatasan Kaltim Kaltara.

Perjalanan dimulai 8 September 2018 di Kantor Telkom Pontianak. Peserta menikmati secara langsung keindahan Bumi Kalimantan. Peserta menempuh perjalanan melewati 5 Provinsi Kalimantan dalam waktu 9 hari (menginap 2 malam di hotel, sisanya di masjid, warung di pinggir jalan).

Perjalanan melewati berbagai macam jalan dari mulusnya aspal, jalan berbatu, kubangan, jalan rusak parah, jalan belum jadi, bekas jalan maupun jalan perkebunan yang dilalui dengan gembira.

Ini dilakukan bukan karena gaya-gayaan tapi mengingat kesibukan setiap personel tidak mungkin meninggalkan pekerjaan dan keluarga terlalu lama.

Seperti adventouring sebelumnya, bagaikan Mission Impossible mengingat waktu dan pilihan rute, jarak tempuh dan apa yang akan dihadapi di depan hampir semuanya berdasarkan Goggle Map dan pemberitahuan dari teman-teman semata. Semua peserta nyaris tak pernah tahu apa yang ada di depan mereka. Ini ibarat berwisata menggunakan peta gelap, tapi seru dan membawa kesan yang mendalam.

Smile Borneo

Smile Borneo