Adventouring Smile Borneo 2018, Misteri di Sungai Mangkahui

Adventouring Smile Borneo 2018 menjadi tur bermobil yang membawa banyak terobosan. Perjalanan membelah Kalimantan sejauh 5.000 km ini juga belum pernah dilakukan oleh komunitas dan klub di Indonesia, yang menggunakan sedan dan SUV di pulau terbesar ke-3 di dunia sekaligus mempunyai 2 periode waktu yang berbeda.

Selama menempuh perjalanan, dibagikan 2.300 Al Qur’an di semua provinsi Kalimantan dan 68 Al Kitab di Banjarmasin. Donasi lain adalah memberikan dana langsung untuk merenovasi MCK masjid dan fasilitas umum, serta ikut dalam program jambanisasi desa di Balikpapan.

“Al Qur’an dan Al Kitab merupakan donasi dan sedekah dari teman teman BimmerBenz Indonesia yang dikumpulkan melalui sosmed dan WA group,” ujar Pae Bowo, inisiator Adventouring Smile Borneo 2018.

“Walaupun sedikit, semoga bisa meninggalkan jejak yang baik selama berpetualang di Kalimantan,” katanya melanjutkan.

Banyak sekali kejadian yang dialami para peserta, bahkan terkesan misterius. Salah satunya ada peserta yang terperosok ke parit sedalam 4 meter, kepalanya luka dengan sobek 2 jahitan. Kejadian di dekat lokasi menyeberang sungai di Mangkahui, menjelang pukul 00.00 1 Muharam.

Peserta panik. Lunggana, peserta dari Lampung yang terperosok itu diangkat dari parit dengan 3 sarung yang dimodifikasi jadi 1.

Jalur Sungai Mangkahui diambil karena lebih singkat, dari Kalteng menuju Kaltim. Mobil peserta harus naik getek atau perahu kayu untuk menyebrang, jadi bisa dipastikan jalurnya sepi sekali.

Ajaibnya saat semua peserta sedang kebingungan, tiba-tiba lewatlah ambulans dengan perawatnya, menyusul rombongan yang sedang dievakuasi.

Kejadian lain adalah ketika peserta kebingungan untuk menggendong mobil Papi Joko yang down. Bagai dihinggapi dewi Fortuna, kendaraan towing lewat di tengah belantara Kalimantan Utara.

Banyak peristiwa yang kadang di luar akal sehat, tapi seperti yang diyakini, tidak ada sesuatu di dunia ini yang tidak sengaja. “Semua sudah digariskan oleh yang Maha Kuasa,” ujar Pae Bowo.

Smile Borneo

 


Smile Borneo