Toyota Tak Menampik Kemungkinan C-HR Diproduksi di Indonesia

Beberapa waktu lalu Eropa dan Jepang telah memperkenalkan SUV dengan platform Toyota New Global Architecture (TNGA), C-HR. Menanyakan hal tersebut, Warih Andang Tjahjono, Vice President Director Toyota Motor Manufacturing Indonesia (TMMIN) mengatakan jika Indonesia bisa saja memproduksi C-HR.

“Kemungkinan itu ada, apalagi kalau permintaannya untuk dalam negeri tinggi. Karena semuanya kembali kepada konsumen, kalau ada konsumennya nanti akan dilakukan secara bertahap,” kata Warih.

Warih juga berpendapat jika kemampuan dan kapasitas produksi dari pabrik Toyota saat ini masih sangat mumpuni. “Bisa sekali. Pabrik plant 2 TMMIN di Karawang saat ini masih tersisa 70 persen lahan, masih sangat besar. Dari 150 hektar yang baru digunakan sekitar 20 hektar, jadi masih ada lahan kosong yang sangat banyak,” pungkasnya.

Toyota C-HR adalah kendaraan yang mengusung platform TNGA yang lahir dengan dua pilihan jenis penggerak, yakni sistem empat roda (4WD) dan dua roda (2WD). Harga C-HR dibanderol mulai dari 2,5 juta Yen atau setara dengan Rp 288 Juta. Sedangkan varian termahal dibanderol 2,9 juta Yen atau Rp 334 Juta. Jika memang C-HR diproduksi di Indonesia, rasanya banyak yang menanti mobil ini.