Toyota Crown Generasi ke-15, Mobil Dinas Pembantu Jokowi?

Siapa tak kenal Toyota Crown? Diproduksi pertama kali pada 1955, di Indonesia, Crown lekat dengan mobil pejabat. Kapolri Hoegeng Imam Santoso memilih Crown saat duduk di pucuk pimpinan lembaga kepolisian (1968-1971). Sejak itu, para jenderal memilih Crown sebagai mobil dinasnya.

Puncaknya ketika Jusuf Kalla mendampingi Susilo Bambang Yudhoyono menjadi Wakil Presiden RI pada 2004, mobil dinas menteri pun berganti, dari Volvo menjadi Toyota. Crown yang semula menjadi mobil dinas para jenderal, naik kelas menjadi kendaraan para menteri.

Baca juga: Menjinakkan Toyota C-HR di Ancol, Bagaimana Rasanya?

Pekan ini, Toyota merilis Crown generasi ke-15 di Jepang. Secara bertahap, pemasarannya diperluas ke negara-negara penjual Toyota di seluruh dunia. Apakah Crown terbaru ini kelak menemani perjalanan para pembantu Presiden RI?

Menurut Akira Akiyama, insinyur yang bertanggung jawab terhadap pengembangan Crown, mengatakan bahwa Crown merawisi tradisi secara turun temurun. Pemikiran Jepang ada pada setiap jengkal Crown. Setiap generasi membawa inovasi dan Crown terbaru ini akan membuat siapapun menarik napas panjang, saat menikmati desain, cara mengemudi dan fitur penghubung.

Baca juga: Soal SUV dari China, Honda: Tidak Ada yang Dari Honda

Crown menjagokan Modul Komunikasi Data (DCM) sebagai fitur standar. Fitur ini memiliki konektivitas yang dapat beroperasi 24 jam sehari, 7 hari seminggu. Fitur penghubung ini selalu berkerja setiap saat.

Koneksi itu dapat menampilkan data secara real time itu, di antaranya adalah fitur Laporan Pemeriksaan Kesehatan e-Care. Fitur ini memungkinkan pengguna dapat mengecek oli mesin dan penggunaan baterai melalui smartphone, ketika lampu peringatan menyala.

Baca juga: Jangan Kaget Dengar Harga Mitsubishi Xpander Bekas

Crown didesain berdasarkan Toyota New Global Architecture (TNGA), dengan sentuhan modern, langsing, bersudut tajam dan mencerminkan trend desain saat ini, yaitu bertampang beringas. Kenyamanan terjaga, tingkat keamanannya tinggi. Mengemudi, apalagi duduk di kabin belakang, terasa lebih menyenangkan.

Crown diproduksi dalam beragam pilihan mesin, yakni 2.500 cc bertenaga 181hp dengan torsi 221Nm, mesin hybrid V6 3.500 cc bertenaga 295hp dengan torsi 356Nm dan mesin turbo 2.000 cc bertenaga 242hp dengan torsi 350Nm. Hmmm… Pilih mesin yang mana untuk para pembantu Presiden Jokowi?

Toyota Crown generasi ke-15, mewarisi tradisi yang turun temurun
Toyota Crown generasi ke-15, konektivitas menjadi fitur unggulan
Toyota Crown generasi ke-15, dibangun berdasarkan Toyota New Global Architecture (TNGA)