Test Drive Proton Iriz: Wuuzzz, Asyik Diajak Manuver

0
279

Sudah membaca impresi luar dan dalam dari Proton Iriz kan? Oke, kami akan lanjutkan impresi berkendaranya. Menyalakan Proton Iriz ini sangat mudah, karena ia masih dibekali dengan anak kunci model gagang yang dapat dilipat alias masih mengusung model konvensional.

Indonesian Motor Show 2018Indonesia International Motor Show

Begitu di start, ceklek! Greeenng. Mesinnya terasa sedikit kasar. Kami menduga karena ini adalah mobil test, it’s okay no problem. Tapi, suara knalpotnya cukup membuat kami sedikit kagum. Suaranya seperti knalpot racing, bro! Oiya, mobil yang kami coba ini menggunakan transmisi otomatis.

Masuk ke gigi D, tarikan di putaran bawah terasa sedikit ‘boyo’, namun begitu putaran mesin memasuki angka 2.000 rpm barulah mobil buatan Malaysia ini menunjukkan kemampuannya. Tarikan di putaran atas cukup asyik. Memang, dibutuhkan waktu sedikit lama untuk mencapai tenaga yang meyakinkan.

Tapi itu tak masalah bagi kami, mengingat mobil ini adalah mobil perkotaan yang tidak terlalu mengedepankan tenaga besar. Berjalan mengelilingi kota Jakarta ternyata cukup asyik juga mobil ini.

Iriz dibekali dengan mesin 1.332 cc, 4 silinder, tengan tenaga 94 hp dan torsi maksimal 120 Nm. Mesin tersebut dipadukan dengan transmisi otomatis. Saat sedang asyik berjalan, seketika kami ‘dipaksa’ untuk rem mendadak karena mobil di depan kami mencoba menghindari bajaj yang berbelok dengan sporadis. Ciiiiitttt! Fyuuuhhh, berhenti dengan sempurna.

Kok bisa? Iya dong, mobil ini dilengkapi dengan rem ABS, dan Brake Assist. Sayangnya airbag pada mobil ini hanya ada satu buah saja, di bagian pengemudi. Cukup oke dong untuk dibeli? Tentu saja.

Handlingnya saat bermanuver juga oke. Kami mencoba melahap tikungan dengan kecepatan 70 km/jam masih mampu mengendalikan mobil ini dengan baik. Karena mobil ini memiliki fitur Vehicle Stability Control yang membuat mobil mudah dijinakkan.

Selain itu mobil ini juga dibekali dengan sabuk pengaman yang bisa diatur ketinggiannya, kaca spion tengah dengan day/night view mirror, electronic brake distribution, traction control, sensor parkir belakang, hill hold assist, dan pelindung benturan yang ditanam di depan dan samping.

Kendati ditanam banyak fitur yang cukup baik, tapi ada beberapa hal yang membuat kami tergoda untuk mengkritik mobil ini. Mobil ini memiliki audio yang kurang asyik di dengar. Dengan harga Rp 185 juta OTR Jakarta, Anda hanya mendapatkan perangkat audio 2DIN dengan suara yang bisa dibilang kurang mumpuni. Apakah buruk kualitasnya? Kami merasa, iya sedikit buruk kualitas audionya.

Selain itu, kualitas material dari mobil ini bisa dibilang masih dibawah dari mobil Jepang dengan harga termurah. Ini artinya jika Proton memang serius bermain di Indonesia, mungkin dapat memperhatikan detail-detail tersebut. Maklum saja, pasar mobil di Tanah Air kini kian sengit.

Mengingat ada produk asal China yang baru saja meluncur pada tahun ini dengan berjejal fitur canggih, namun dengan harga yang sangat terjangkau. Yang pasti, mobil ini asyik untuk diajak berkelana.