Parjo Red Carpet 2018: Inspiratif, Memberikan Kenyamanan Lebih

Pekan Raya Indonesia (PRI) yang diselenggarakan pada tanggal 27 September-7 Oktober 2018 di ICE BSD City untuk pertama kalinya mengusung tema “Indonesia Creative Movement” dengan menggandeng Pasar Jongkok Otomotif (Parjo) karena menemukan visi yang sejalan dengan tema acara yaitu memajukan kreativitas anak muda seiring dengan pergerakan-pergerakan kreatif yang semakin berkembang terutama di bidang otomotif.

“Kehadiran Shopee Parjo Red Carpet ini adalah yang pertama kalinya bagi Pekan Raya Indonesia untuk dapat mendukung industri kreatif otomotif di Indonesia” ungkap Ryan Adrian, Presiden Direktur PT. Indonesia International Expo (PRI) selaku event organizer PRI.

Konsep Parjo dengan merangkul para pelaku industri kreatif di bidang otomotif, serta konsep layaknya pasar jongkok atau pameran dengan lapak dagangan layaknya event Parjo selama ini akan mengisi Hall 10 ICE BSD dalam pergelaran PRI. Semenjak indoor tentu saja lebih nyaman karena terbebas dari panas, hujan, atau mungkin serangan gigitan nyamuk. Setidaknya akan ada 50 stand dalam Parjo Red Carpet nanti.

“Satu hall itu dagangan cuma 30%, 70%-nya show-off.” ujar Agus Gusno, founder Parjo yang akhir-akhir ini dikenal sebagai “Mas Parjo”.

Salahsatu yang khas sekaligus menjadi pembeda dengan event Parjo selain Parjo Red Carpet adalah adanya mobil berparade mengelilingi ruangan indoor Hall 10 ICE BSD namun khusus weekend dan hanya dalam sehari.

“Nanti akan ada red carpet-nya. Jadi mereka mau display atau apa nanti dibikin ceremony-nya” ujar Agus Gusno.

Harga Tiket Masuk (HTM) Parjo Red Carpet senilai 35 ribu Rupiah untuk weekend dan 25 ribu Rupiah untuk weekdays. Harapan dari kehadiran Parjo dalam PRI ini adalah,

“Kami dapat mendukung perkembangan industri kreatif otomotif ini untuk terus berkarya dan menginspirasi masyarakat.” ujar Ryan Adrian.