Pakai Pelumas Euro4 di Mobil Tua, Ini Dia Efeknya

0
746

Federal Mobil Lubricants saat ini sudah mencanangkan diri untuk memproduksi pelumas dengan spesifikasi Euro4 untuk Indonesia. Pelumas tersebut nantinya diharapkan dapat mendukung program pemerintah yang saat ini sedang menggalakkan emisi Euro4.

Indonesian Motor Show 2018Indonesia International Motor Show

Lalu, apakah pelumas dengan spesifikasi Euro4 dapat digunakan pada semua jenis mobil? Ari Sutanto, Plant & Operation Officer Federal Mobil Lubricants mengatakan jika penggunaan pelumas Euro4 pada mobil ‘berumur’ tidak akan berdampak apapun pada performa mesin kendaraan.

Baca juga: Federal Mobil Canangkan Siap Menuju Pelumas Euro4 di Indonesia

“Efek sampingnya memang tidak ada, hanya saja nanti mobilnya akan menjadi lebih boros konsumsi bahan bakarnya. Karena mobil tua umumnya menggunakan pelumas yang kental. Berbeda dengan mobil baru yang jeroan mesinnya masih presisi, sehingga membutuhkan pelumas yang lebih cair,” ujar Ari saat ditemui di pabrik Federal Mobil Lubricants di Cilegon, Rabu (9/5).

Ia juga menjelaskan jika pelumas Euro4 memiliki spesifikasi dan bahan dasar yang berbeda. “Yang membedakan pelumas Euro4 dengan pelumas biasa itu ada pada bahan dasarnya tentu berbeda. Dari sisi aditifnya juga berbeda,” tambahnya.

Baca juga: Jelang Puasa, Mobil Murah Sejuta Umat Banting Harga

Agar gas buang dapat semakin ditekan, Ari berpendapat jika mobil baru dengan spesifikasi Euro4 sebaiknya tidak hanya menggunakan pelumas Euro4 saja, tetapi juga diimbangi dengan bahan bakar dengan spesifikasi Euro4.

“Pelumas Euro4 tidak akan berfungsi baik jika spesifikasi mesin dan bahan bakar mobilnya juga belum berstandar Euro4. Jadi lebih baik mesin mobilnya Euro4, bahan bakarnya Euro4, dan pelumasnya juga Euro4. Maka dari itu, sejak hari ini kami mulai menyiapkan pelumas dengan spesifikasi Euro4 untuk Indonesia,” terang pria berkacamata ini.

Baca juga: Menjinakkan Toyota C-HR di Ancol, Bagaimana Rasanya?

Perihal pelumas milik Federal Mobil yang belum berstandar Euro4, Ari mengatakan nantinya pelumas tersebut tidak akan diproduksi lagi. “Kedepannya pelumas yang belum Euro4 dari kami tidak akan diproduksi lagi. Jadi nanti semuanya produk kami akan berstandar Euro4,” tutupnya.