Pajak Mobil Listrik Nol, Tanda Era Mobil Listrik?

Jakarta Custom Culture 2018 Jakarta Custom Culture

Mitsubishi baru saja memberikan 10 unit mobil listrik kepada Kementrian Perindustrian. Ke sepuluh unit tersebut terdiri dari 8 Outlander PHEV, dan 2 Mitsubishi i-Miev.

Pada momen ini, Airlangga Hartarto, Menteri Perindustrian memberikan informasi mengenai pajak yang akan menempel pada mobil listrik. Ia mengatakan jika nantinya pajak Penjualan atas Barang Mewah (PPnBM) terhadap mobil listrik nantinya akan di-nolkan dan bea masuknya sekitar 5 persen.

Baca juga: Ini Dia Efek Pakai Bahan Bakar di Atas Spesifikasi Pabrik

“Masih dalam tahap pembicaraan,” ujarnya Senin (26/2) di Jakarta. Ketika dikonfirmasi mengenai waktunya, Airlangga mengatakan jika hal tersebut belum bersifat pasti. Lantaran skema pajak mobil listrik belum diketok palu oleh pihak pemerintah pusat.

“Proses finalisasi di antara Kementerian (Keungan dan Perhubungan) pada prinsipnya penurunan bea masuk maupun PPnBM, kami sedang bahas dan sedang menunggu,” imbuhnya.

Baca juga: Hebat, Acara Daihatsu Ini Cetak 854 Pertandingan

Mitsubishi selaku APM yang ada di Indonesia mengaku mendukung proses studi yang saat ini sedang berjalan mengenai mobil listrik. Kedepannya diharapkan mobil listrik maupun plug in hybrid mendapat perhatian oleh pemerintah pusat.

“Sepuluh mobil baru (Outlander PHEV dan i-Miev) ini akan dikerahkan oleh Kementerian dalam serangkaian studi bersama yang secara langsung akan mendukung pengembangan infrastruktur kendaraan listrik Indonesia yang sedang berkembang. Studi ini merupakan langkah untuk menuju pencapaian visi ”Smart Cities” yang benar-benar akan melihat penyampaian teknologi untuk masyarakat,” kata Osamu Masuko, CEO Mitsubishi Motors dalam kesempatan yang sama.

Baca juga: Ditunda, Jakarta Custom Culture 2018 Bakal Tetap Ada