Mitsubishi Expander, Skakmat Honda BR-V dan Mobilio?

Mitsubishi hari ini membuka lembaran baru di pasar mobil keluarga Indonesia. Setelah lebih dari 4 dasawarsa hanya menjadi “penonton”, hari ini seutas senyum mewarnai Krama Yudha Tiga Berlian, perusahaan yang didirikan Sjarnoebi. Mitsubishi Expander, sang killer maker, diperkenalkan melalui seremoni soft launching di Jakarta, 24 Juli 2017.

Expander menggunakan mesin 1.500 cc, 4 silinder dengan 16 katup. Dimensi bodinya adalah panjang 4.475, lebar 1.750 dan tinggi 1.750 mm. Yang menarik, ground clearance cukup tinggi yaitu 205 mm atau 5 mm lebih tinggi dibanding Xenia-Avanza. Dilihat dari sisi ini, Mitsubishi memastikan diri untuk ikut tampil sebagai pemain mobil keluarga yang mempertimbangkan kondisi jalan di Indonesia.

Dilihat dari kapasitas mesin dan dimensi, lawan terdekatnya adalah Honda BRV dan Mobilio. Kedua jagoan Honda itu hanya berselisih panjang sekitar 50 mm, lebar 100 mm dan tinggi 100 mm.

Dari sisi harga juga relatif dekat. Harga Expander dibanderol mulai dari Rp 189 juta sampai Rp 246 juta, yang terdiri dari 6 model. Sementara harga Mobilio Rp 195 juta hingga Rp 249 juta dan harga BRV adalah Rp 234,5 sampai Rp 269,5 juta. Bagaimana peta persaingan antara kubu Cempaka Putih–kantor pusat KTB–dan Honda Sunter?

Dari sisi desain dan teknis, keduanya unda-undi. Sama-sama berpenggerak roda depan, kerangka monokok, desain stylish, didukung teknologi transmisi CVT, sistem keamanan dan kenyamanan yang juga relatif sama.

Dengan demikian, yang perlu dicermati adalah layanan purna jualnya. Sejauhmana pelayanan yang diberikan Mitsubishi sudah bisa memenuhi harapan konsumennya, seperti biaya perbaikan dan suku cadang yang terjangkau, seperti yang dilakukan para kompetitor dengan strategi subsidi silang. Margin dari tipe yang lebih tinggi diberikan kepada tipe yang lebih rendah.

Karena itu, pertarungan sesungguhnya tak sekedar dari adu desain dan teknologi, tapi tentang bagaimana cara menjamu konsumen agar terus menggunakan produknya.