Mercedes-Benz SLK: Happy Birthday, Girls!

0
195

Suatu hari di bulan April tahun 1996, Mercedes-Benz mengubah pandangan dunia. Di saat merek Jerman itu dikenal sebagai produsen sedan yang megah, diluncurkan SLK. Nama ini diambil dari istilah Jerman yang bila diterjemahkan berarti sporty, ringan dan cepat. Nama ini sekaligus menandakan era baru bagi Mercedes-Benz, yang mulai melirik pangsa pasar setingkat di bawah pasar yang telah dibidiknya selama ini.

Indonesian Motor Show 2018Indonesia International Motor Show

Selain berpenampilan sporty, roadster kompak ini diproduksi dengan banyak teknologi baru, antara lain sistem mekanis atapnya yang bisa dilipat secara elektronik dalam hitungan sekitar 20 detik. Sistem mekanis ini sangat memudahkan pengemudi yang ingin membuka atapnya tak harus turun dari mobil dan melipatnya secara manual. Dengan menekan tombol yang tersedia, atap terlipat dan langsung masuk ke dalam bagasi.

Tahun ini SLK merayakan hari jadinya yang ke-20. Penampilan perdananya dilakukan sebagai mobil konsep di Turin Motor Show, April 1994. Dua tahun kemudian, produksi perdananya diperkenalkan, juga di Turin. Kota ini dipilih karena merupakan kota mode yang dapat mereprentasikan SLK yang modis. Selama tiga generasi, SLK telah terjual lebih dari 670 ribu unit.

Sukses SLK tak lain karena inovasi yang diawali dengan atap yang bisa dilipat secara elektronis dan langsung masuk ke bagasi serta beragam varian yang bisa menjadi pilihan bagi konsumen. R170 yang menjadi generasi pertama misalnya, terdiri dari SLK200 yang populer dan SLK200K dan SLK230K yang diproduksi untuk penggemar kecepatan. Bagi yang masih ingin “lebih”, disediakan paket AMGSLK32 bertenaga 354 hp.

Pada tahun 2004, R171 sebagai SLK generasi kedua diperkenalkan. Desainnya mewarisi generasi pertama dengan beberapa sentuhan baru yang berorientasi pada performa dan kecepatan. Hal ini bisa dilihat dari bentuk hidung yang lebih menjorok, yang diambil dari perpaduan desain antara supercar SLR McLaren dan mobil balap Mercedes-McLaren Silver Arrows. Varian mesin yang disediakan lebih beragam. Pilihan itu adalah supercharged SLK200K, SLK350 dan SLK pertama yang menggunakan mesin V8 – SLK55 AMG dengan tenaga 360hp.

Di luar perangainya yang sporty, SLK juga sangat ramah terhadap penumpangnya. Salah satu fitur itu adalah inovasi Airscarf, sebuah kehangatan yang memancar di sekitar leher pengemudi dan penumpang yang duduk di sebelahnya. Fitur ini membantu menjaga kebekuan pada leher sehingga SLK dengan atap terbuka dapat dinikmati di saat musim dingin sekali pun.

Pada tahun 2010, generasi ketiga R172 diluncurkan. Desainnya semakin fashionable, namun dibalik keindahan bodinya, ditanam mesin yang semakin brutal. Postur duduk dibuat lebih rendah sehingga ketinggiannya mendekati SL. Menandai usianya yang ke-20, SLK yang “bukan anak-anak” lagi itu oleh Mercedes-Benz diubah namanya menjadi SLC, sekaligus memperkuat posisinya sebagai varian baru dari C-Class.

Happy birthday, girls!