Menilik Sumba, Pulau Mobil Listrik

Sumba di Nusa Tenggara Timur (NTT) pantas menyandang gelar sebagai Pulau Mobil Listrik. Pulau yang terletak di timur Indonesia ini memiliki banyak sumber energi dan pembangkit dari surya, yang dapat menunjang tenaga yang diperlukan bagi mobil listrik. Berdasarkan catatan itu, pemerintah akan memanfaatkan tenaga matahari sebagai sumber energi bagi mobil listrik di Sumba.

Baca juga: Mahasiswa Indonesia dan Industri, Kaji Mobil Listrik

Sejak 2015, Pemerintah berkeinginan menjadikan Sumba sebagai kawasan untuk mengimplementasikan mobil listrik. Pemerintah menargetkan tahun 2025,  masyarakat Sumba tidak lagi bergantung pada bahan bakar fosil sebagai sumber energi untuk kendaraan.

Baca juga: Bangun Baterai Mobil Listrik, Perusahaan Asal China Siap Gelontorkan 10 Miliar USD di Indonesia

Saat ini, baru sekitar 20 persen kebutuhan energi di Pulau Sumba dipenuhi oleh energi baru terbarukan itu. Karena itu, peluang untuk menggunakan energi surya bagi mobil listrik dan kebutuhan lain masih terbuka luas.

Proyek listrik di Sumba, dikenal sebagai Sumba Iconic Island, yang digagas oleh Kementerian ESDM, Bappenas dan lembaga internasional non-pemerintah Hivos. Pada 2012, Bank Pembangunan Asia (ADB) bergabung untuk mempercepat program ini, dilanjutkan dengan dukungan dari Kedutaan Norwegia untuk Indonesia pada 2013.