Kehilangan Mobil di Tempat Parkir, Siapa Bertanggung Jawab?

0
288

Kehilangan kendaraan di sebuah tempat parkir memang menyisakan tanda tanya. Bagaimana mungkin sebuah kendaraan yang sedang diparkir dengan penjagaan masih bisa hilang dari pantauan keamanan.

Jika Anda mengalami kehilangan kendaraan di tempat parkir, siapa yang akan bertanggung jawab? Pada tempat parkir mayoritas, pada tiket akan tertera sebuah tulisan yang berbunyi ‘segala kehilangan bukan tanggung jawab pihak pengelola parkir’.

Sebuah kalimat yang menurut kami bukanlah sesuatu yang cukup ‘gentle’ bagi sebuah perusahaan yang meraup keuntungan dari konsumen. Dalam peraturan Daerah DKI Jakarta Nomor 5 Tahun 2012 pasal 48 dan pasal 49 tentang perparkiran.

Pada pasal 48, Perda menyebutkan jika pengguna jasa parkir yang kendaraan hilang atau rusak saat parkir di tempat parkir wajib melaporkan kepada petugas parkir atau penyelenggara parkir.

Pada pasal tersebut, disebutkan jika konsumen menjadi korban kehilangan setidaknya ada 4 hal yang dapat ditunjukkan. Pada ayat pertama, karcis parkir atau kartu parkir harus ada. Ayat kedua identitas pengguna jasa parkir, ayat 3 STNK, dan ayat 4 adanya bukti kehilangan atau kerusakan dari kendaraan yang diparkir di tempat parkir.

Pada pasal 49 dijelaskan, jika kendaraan yang hilang atau rusak pada saat parkir di ruang milik jalan menjadi tanggung jawab penyelenggara parkir melalui asuransi. Nantinya pihak asuransi akan menanggung ganti rugi atas kehilangan maupun kerusakan yang dialami.

“Pemilik mobil biasanya bingung, karena di karcis itu tertera tulisan bahwa segala kerugian ditanggung oleh diri sendiri. Jika mereka punya asuransi, bisa diganti apabila suatu saat mengalami hal tersebut,” kata Laurentius Iwan Pranoto, Manager Communications and Event Asuransi Astra Garda Oto.

Ia juga mengatakan jika nantinya pihak asuransi akan menanggung kerugian yang menimpa pemilik mobil. Jika pemilik mobil tidak memiliki asuransi, siap-siap saja pemilik kendaraan harus menanggung kerugian itu sendirian.