Intersport Road to World Stage 2018 SCBD Highlights, HGMP Sabet 2 Gelar

Jakarta Custom Culture 2018Indonesia Diecast Expo 2018

Tim balap Hotel Grand Mutiara Pangandaran (HGMP) meraih 2 juara kategori dalam ajang kontes modifikasi babak penyisihan Intersport Road to World Stage 2018 di Lot 7 SCBD, Jakarta, 8 September 2018. Kedua mobil tersebut adalah BMW Seri-3 E36 peraih best retro racing atau mobil balap keluaran 1995 ke bawah dan BMW Seri-3 E46 peraih best racing atau mobil balap 1995 ke atas. Seperti apa mobil peraih penghargaan tersebut?

Dimulai dari BMW Seri-3 E36. Mobil ini digunakan untuk ajang kejurnas drifting dengan drifter Alinka Hardianti. Berbasis kendaraan jalan raya, namun internalnya sudah banyak yang diganti. Mesin diganti dengan 1JZ-GTE dan upgrade hingga 580 hp.

Pengujian tenaga mesin dilakukan dua tahun lalu dengan uji dyno yang disalurkan melalui girboks Toyota Supra 5-Speed dan gardan belakang Nissan Skyline GT-R R34. “Gardan Skyline tahan sampai 800 hp,” ujar Akbar Rais mewakili pemilik mobil ketika live judging.

Kenapa sampai 2 tahun tidak di uji dyno? “Sekali udah bener gak perlu dyno berkali-kali,” ujarnya. “Yang penting built-nya bener,” tambahnya.

Kendati sudah dimodifikasi berat, aspek keselamatan tetap diutamakan. Interior yang dimodifikasi, tetap memenuhi regulasi safety termasuk penggunaan polycarbonate pada jendela mobil agar lebih aman namun tetap lebih ringan dibanding kaca biasa. “Akrilik itu sangat berbahaya. Kalau kita crash, akrilik jadi pecah dan keluar tajam-tajam,” alasannya.

Dari sejumlah fitur safety yang ada, setidaknya ada satu fitur safety yang cukup unik yakni lampu depan menggunakan rigid LED yang biasa dipakai untuk adventure off-road. “Buat balapan malam supaya benar-benar terang,” ujarnya.

Setelah modifikasi yang mengarah pada fungsi dilakoni, tinggal dikemas sebaik mungkin. Eksterior didesain ala BMW M3 GT namun lebih lebar karena harus membungkus kaki-kaki hasil upgrade spek drifting untuk mengkompensasi upgrade mesin.

Berikutnya BMW E46. Mobil balap ini memiliki dwifungsi yakni untuk balap touring dan juga drifting. Apabila mobil tersebut dipergunakan untuk salahsatunya, pemilik hanya perlu mengubah setelan paling tidak pada kaki-kakinya. Aria Ramadhan, pemiliknya, mengaku membawa kendaraan ini ke area kontes, seperti yang diakui saat live judging.

Begitu banyak parts spek World Touring Car Championship (WTCC) dari mobil berbasis BMW E46 biasa ini, mulai dari body conversion berbahan karbon hingga rollcage pada sektor interior.

Lampu depan menggunakan BMW E46 facelift dan lampu belakang M3 E46, membuat mobil ini terlihat lebih muda. Mesin dikonversi dengan BMW M54B30 dan beberapa upgrade seperti valve spring Alpina hingga 7.500 rpm dan straight pipe. Begitu mesin dihidupkan dan pedal gas diinjak, suaranya langsung menonjok dada.

Kemenangan HGMP merupakan penghargaan kedua. Sebelumnya tim ini meraih best race car dalam ajang Intersport Road to World Stage Auto Show Bekasi melalui Subaru BRZ bermesin 2JZ-GTE. Dengan kemenangan ini, saat babak final nanti, HGMP akan tampil dengan 3 mobil.

Baca juga:

Intersport Road to World Stage, Rahasia Juara Mobil Sejuta Umat

Toyota All New Supra 2019, Berbagi Platform dengan BMW Z4