Honda CR-V Versi JDM, Jok Elektrik sampai Mesin Hybrid

Salah satu daya Tarik Honda CR-V versi JDM adalah kelengkapan fiturnya, yang belum ada pada versi APM Indonesia. Jok pengemudi misalnya, dilengkapi 4-way Electric Lumbar Support yang sandaran joknya bisa diatur depan-belakang-atas-bawah. Lebih ergonomis sehingga mengurangi fatigue pada pinggang ketika mengemudi.

Untuk varian tertinggi, EX Masterpiece, sudah dilengkapi hands-free access power tailgate atau akses pintu bagasi dengan mengarahkan kaki ke sensornya sebagai standar.

Khusus mesin 2.000cc 4-silinder NA, menggunakan DOHC sedangkan CR-V versi APM masih menggunakan SOHC. Tenaganya 145 PS namun dipadukan dengan sistem hybrid Honda yakni Sport Hybrid Intelligent Multi-Mode Drive (i-MMD) dengan 3 mode pengendaraan seperti EV Drive Mode, Engine Drive Mode, dan Hybrid Drive Mode. Jika dikombinasikan dengan motor listrik tenaganya menjadi 184 PS.

Untuk varian hybrid, pengoperasian perseneling memakai tombol sedangkan varian mesin konvensional memakai tuas seperti CR-V APM. Hanya saja dalam varian hybrid Honda CR-V saat ini hanya tersedia 5-penumpang sedangkan varian mesin konvensional tersedia 7-penumpang seperti CR-V APM disamping 5-penumpang yang hanya tersedia pada mesin 2000cc NA CR-V ATPM.

Perbedaan lainnya adalah, jika CR-V APM hanya tersedia penggerak depan, masing-masing varian mesin CR-V JDM selain penggerak depan, juga tersedia sistem penggerak All-Wheel Drive (AWD). Khusus mesin hybrid kombinasi sistem hybrid dengan AWD-nya mampu mengontrol distribusi torsi roda depan dan belakang lebih presisi sebagai bagian dari perangkat keselamatan preventif.

Sistem keselamatan preventif juga ada pada sistem Honda Sensing yang mampu mendeteksi kondisi jalan dan sistem akan bertindak menyesuaikan kondisi jalan, seperti misalnya sistem memerintahkan mobil untuk mengerem apabila ada mobil didepan untuk menjaga jarak, dan semua dibuat bertujuan untuk membantu mencegah terjadinya benturan.

Aspek keselamatan preventif Honda CR-V JDM juga ada pada kaca spion dengan blind spot information, LED Active Corner Light, dan Driver Attention Force Monitor yang mendeteksi kondisi pengemudi melalui pergerakan setir kemudian ditampilkan melalui panel instrumen dan akan berbunyi jika pengemudi terdeteksi dalam kondisi tidak disarankan untuk mengemudi seperti mengantuk atau kurang perhatian terhadap jalanan.

Wah, makin gak sabar ingin punya CR-V ala JDM!

Baca juga:

Honda CR-V 2019 Beredar di Jepang, Simak Bedanya dengan Versi APM

Intersport Road to World Stage, Honda Jazz Juara dan Cuan