Ferrari California T, Teman Kerja Menyenangkan

0
240

Lajunya tenang, setiap perpindahan gigi dapat dilalui nyaris tanpa sentakan. Pengendaliannya juga sangat mudah. Soal akselerasi, jangan ditanya. Tenaga dapat dilepas sedalam kaki menginjak pedal akselerator. Ketika harus berhenti, keempat roda juga akan stop berputar, bersamaan dengan kaki menginjak pedal rem. Parkir gampang, melaju perlahan atau ngebut jadi kegiatan yang menyenangkan. Dengan performa seperti ini, terasa nyaman untuk digunakan sebagai kendaraan harian. Ke kantor, bertemu relasi atau menghabiskan waktu di akhir pekan.

Indonesian Motor Show 2018Indonesia International Motor Show

Ferrari yang kami coba adalah California T, yang diproduksi Ferrari untuk memenuhi kebutuhan orang-orang yang baru mengenal Ferrari. California generasi kedua ini menggunakan mesin yang diletakkan di depan. Pada Ferrari tradisional, mesin berada di tengah, sehingga kabin hanya dapat diisi oleh sepasang kursi. Pada California T, penempatan mesin di depan memberi ruang lebih sehingga memungkinkan diletakkan kursi untuk penumpang belakang, konfigurasinya menjadi 2+2.

California T menggunakan mesin twin-turbo V8 3.800 cc bertenaga 550 hp, yang sangat menyenangkan ketika diajak mengumbar tenaga. Lintasan lurus sejauh 500 meter dapat dilahap tanpa harus menggunakan semua gigi, plus tekanan gravitasi yang terasa merambat di kepala. Torsinya juga mengagumkan. Torsi maksimal dapat menembus 752 Nm, menjadikan California T sebagai Ferrari dengan torsi paling besar, bahkan melampaui La Ferrari yang memiliki torsi 700 Nm.

Saat ingin menjalankan kendaraan, tersedia dua pilihan karakter mengemudi. Setiap karakter berpengaruh terhadap reaksi mesin dan pengaturan tingkat kekerasan suspensi. Pilihan mode yang tersedia adalah Comfort dan Sport. Comfort menyajikan karakter yang lebih halus, yang sesuai untuk penggunaan normal di dalam kota. Sport memberikan karakter yang lebih responsif, yang sesuai untuk mereka yang sedang terburu-buru atau sedang dikejar jam meeting.

Tenaga California T disalurkan melalui girboks 7-speed tiptronic, yang sistem pengoperasiannya diinspirasi dari Ferrari F1. Tuas pemindah daya diletakkan di balik kemudi. Sistem girboks F1 juga diterapkan pada California T. Dengan pilihan transmisi otomatis, dalam keadaan berhenti, roda tidak berputar seperti halnya mobil-mobil bertransmisi otomatis yang kita kenal. Girboks menghentikan putaran roda. Begitu pula ketika dalam posisi melaju. Saat pedal akselerasi diangkat, girboks ikut membantu mengurangi tenaga, sehingga berfungsi seperti engine brake, persis seperti mobil-mobil bertransmisi manual.

Selazimnya kendaraan modern, atap California T dapat dibuka secara elektronis dalam waktu 14 detik. Di dalam kabinnya terdapat kursi dengan bentuk postur, material kulit dan warna yang bisa dipesan secara khusus. Pilihannya antara lain bucket dan semi bucket serta kulit biasa atau Alcantara. Pesanan khusus ini dapat diterima konsumen dalam waktu enam bulan. Ketika California T sudah tiba, segeralah putar kunci kontak dan tekan tombol start. Suara mesin V8 yang dalam terasa menohok dada, yang mendorong keinginan untuk “menyiksa”. Brrrmm….