Berminat Swap Engine, Perhatikan Hal Ini

Jakarta Custom Culture 2018 Jakarta Custom Culture

Swap engine atau mengganti mesin bawaan mobil dengan mesin berkapasitas lebih besar memang lumrah dilakukan. Namun, ada beberapa hal yang harus diingat sebelum Anda melakukan penggantian mesin.

Berikut kami berikan beberapa tips bagi Anda yang sedang galau untuk melakukan penggantian mesin mobil Anda.

1. Pikirkan matang-matang
Jika mesin bawaan mobil dirasa kurang memuaskan, ada baiknya dipikirkan kembali sebelum mengganti mesin. Jika biaya ‘menyegarkan’ mesin bawaan lebih murah, ada baiknya mesin orisinil tetap dipertahankan.

2. Pahami resiko mengganti mesin
Mengganti mesin mobil bisa dibilang seperti membeli kucing dalam karung. Jika mesin tersebut cocok, akan terasa pas dan tak bermasalah. Karena banyak juga yang melakukan swap engine tetapi mesinnya bukan malah lebih baik tetapi lebih buruk.

Baca juga: 10 Mesin Toyota Terbaik yang Pernah Dibuat

3. Pastikan mesin dalam kondisi baik
Sebelum membeli, pastikan mesin yang akan dibeli dalam kondisi baik. Karena jika mesin yang akan dibeli dalam kondisi tidak sehat, bukan tidak mungkin penggantian tersebut akan gagal dan semakin banyak menguras uang Anda lantaran harus memperbaiki mesin yang kondisinya tidak sehat.

4. Pahami konsekuensi
Setiap melakukan penggantian mesin, akan ada konsekuensi yang siap diterima. Seperti konsumsi bbm yang berubah, masalah yang akan timbul di awal penggantian mesin, atau bahkan adanya masalah pada surat-surat kendaraan.

Baca juga: 10 Mesin Toyota Terbaik yang Pernah Dibuat (Part 2)

Masalah yang biasanya timbul di awal penggantian mesin seperti over heat, kebocoran oli, hingga transmisi yang tidak sesuai menjadi makanan wajib bagi orang yang hendak melakukan penggantian mesin.

5. Jangan langsung digeber
Karena tidak sabar setelah mengganti mesin, banyak orang yang langsung menggeber mesin baru tersebut saat berkendara. Tentu ini menjadi hal yang salah untuk dilakukan. Biarkan mesin baru tersebut beradaptasi atau inreyen agar tidak terjadi hal yang tidak diinginkan.

Karena banyak juga lho, yang mesinnya langsung jebol saat langsung digeber paksa setelah mengganti mesin.

Baca juga: 10 Mesin Toyota Terbaik yang Pernah Dibuat (Part 3)

6. Periksa selalu kondisi mesin
Karena spesifikasinya berbeda dengan bawaan pabrik, maka mesin yang sudah diganti harus selalu dicek kondisinya. Selalu cek air radiator, oli mesin dan oli transmisi dalam keadaan baik.

7. Hati-hati surat kendaraan
Setelah semua berhasil menempel, Anda harus ingat jika mesin baru ini berbeda. Otomatis keterangan dalam surat kendaraan Anda juga berbeda. Sebelum mengganti mesin lebih baik dipikirkan matang-matang daripada mobil Anda di derek Polisi lantaran berbeda mesin dan kelengkapan suratnya.

Baca juga:Menguji Datsun Cross Secara Perdana