Bangun Baterai Mobil Listrik, Perusahaan Asal China Siap Gelontorkan 10 Miliar USD di Indonesia

0
65

Melihat Indonesia sebagai pasar yang dianggap potensial, salah satu perusahaan asal China dikabarkan siap menggelontorkan uang senilai 10 Miliar USD untuk membangun pabrik baterai mobil listrik. Hal tersebut dikatakan oleh Luhut Binsar Pandjaitan, Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman.

Luhut mengatakan jika perusahaan tersebut ingin mengembangkan industri baterai lithium untuk mobil listrik Indonesia. “Mereka ingin mengembangkan industri lithium untuk mobil listrik di Indonesia,” ujarnya, Minggu (15/4) lalu di Jakarta.

Baca juga: Pertamax Siap Jadi BBM Euro4 Ikuti Pertamax Turbo

Pasar potensial

Selain dianggap potensial, perusahaan China tersebut juga tertarik dengan pajak investasi asing yang nilainya di atas 2,5 Miliar USD. Dalam kunjungannya ke China beberapa waktu lalu, Luhut bertemu dengan beberapa jajaran petinggi negara China.

Perdana Menteri Li Keqiang, Penasihat Pemerintahan sekaligus Menteri Luar Negeri Wang Yi, jajajaran pejabat Menteri Perdagangan, pimpinan Komisi Nasional untuk Pembangunan dan Reformasi (NDRC), pimpinan Bank Pembangunan China, dan kalangan pengusaha.

Baca juga: Tiga Bulan Meluncur, Toyota Rush Terbaru Laku 12 Ribu Unit

Selain itu, Luhut juga menyaksikan penandatanganan kontrak kerjasama bisnis antara perusahaan Indonesia dengan China dan lembaga lain yang tergabung dalam kerangka kerjasama One Belt One Road (OBOR). OBOR merupakan jalur sutera dan jalur Maritim Abad ke-21 yang digagas China.