Alasan Angkot Ber-AC Harus Lahir dari Pabrikan, Bukan Karoseri

Organisasi Angkutan Darat (Organda) DKI Jakarta dikabarkan akan mengganti angkutan kota yang semula buatan karoseri menjadi mobil mpv buatan pabrikan. Mobil yang disinyalir menjadi angkot adalah Toyota Avanza dan Wuling Confero.

Shafruhan Sinungan, Ketua Organda DKI Jakarta mengatakan jika hal tersebut menjadi syarat penggantian angkot. “Syarat utama adalah kendaraan tersebut harus buatan pabrikan (bukan karoseri). Karena demi menjaga kualitas kendaraan dan jaminan aftersales,” ujarnya, Kamis (21/12).

Hal tersebut bertujuan agar menjaga ketersediaan suku cadang. “Kalau terjadi apa-apa kita bisa klaim ke pabrikan. Kalau ke karoseri kan nggak bisa klaim ke pabrikan, karena ada hasil pekerjaan ke orang lain,” sambung Shafruhan.

Agar terdapat variatif model angkot, pihak Organda mempersilakan kepada para agen pemegang merk otomotif untuk mengajukan produknya. Setelah diajukan, pihak Organda akan memilih mobil mana yang akan dijadikan armada angkutan tersebut.

“Kalau pengusaha mau pakai merk A silakan, merk B silakan. Karena itu berkaitan dengan nilai investasinya dan berkaitan dengan nilai kenyamanan untuk penumpangnya,” ujarnya.