10 Ribu SPK Xpander Hilang, Mitsubishi: Telfon Tidak Diangkat

PT Mitsubishi Motors Krama Yudha Sales Indonesia (MMKSI) mengaku mencatatkan jumlah pemesanan Xpander hingga 23 ribu unit hingga awal Oktober. Kini tersiar kabar jika 58% jumlah SPK tidak bisa divalidasi. Alasannya cukup mengejutkan, Mitsubishi mengaku jika para pemesan tak menjawab panggilan telfon.

“Kondisi konsumen yang tidak memungkinkan menjawab telepon saat dihubungi, serta ketidaktahuan konsumen atas nomor hotline yang digunakan MMKSI, sehingga konsumen enggan mengangkat telfon itu,” kata Osamu Iwaba, Direktur Divisi Sales dan Marketing MMKSI saat dihubungi.

Selain itu, sepucuk surat yang menyatakan jika Mitsubishi sedang meminta bantuan untuk melakukan validasi kepada seluruh diler menjadi viral. Pasalnya, 42,9 persen konsumen yang dihubungi tak bisa dikontak, 14 persen nomor tak aktif, 14,2 persen nomor sibuk, dan 13,4 persen tidak merespons. Sisanya merupakan nomor salah tujuan dan selalu berada di luar jangkauan.

“Terkait data yang tak bisa dihubungi (58% dari 7.000 kontak), hal ini adalah wajar. Mengingat beberapa faktor memungkinkan hal itu terjadi,” tambah Osamu.

Jika bisa menerka, apakah mungkin seseorang yang sudah menyetorkan uangnya sebesar Rp 5 juta untuk membayar Down Payment (DP) harus rela melepas uang tersebut untuk kesalahan mereka sendiri? Hal itulah yang cukup membuat kami janggal dengan permasalahan yang menerpa Xpander saat ini.